Warga UPT dan Karyawan Diminta Untuk Tidak Mudik

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransmaker) Kabupaten Katingan, Alyono

Kasongan, Media Dayak

Warga Unit Pemikiman Transmigrasi (UPT) di Hyangbana Kecamatan Tasik Payawan dan UPT  Buntut Bali kecamatan Pulau Malan serta seluruh karyawan swasta di semua perusahaan yang beraktivitas di Kabupaten Katingan, jelang lebaran/ hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi ini diminta untuk tidak mudik. Demikian permintaan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransmaker) Kabupaten Katingan, Alyono kepada sejumlah media, Kamis pagi (30/4) kemaren.

            Adapun tujuan permintaan untuk tidak mudik dimaksud, menurut Alyono, untuk mencegah dan mengantisipasi tertularnya penyakit Corona Virus (Covid – 19) yang sedang mewabah di hampir seluruh Kabupaten/Kota di Republik Indonesia (RI) ini. “Dengan tidak mudik dan berdiam di rumah saja, saya yakin diri kita akan lebih aman dari penularan covid – 19,”jelasnya.

            Tapi, jika kita tidak mentaati anjuran dan larangan pemerintah menurutnya dikhawatirkan  tertularnya penyakit dimaksud. Karena, di dalam perjalanan mudik maupun setibanya di daerah yang dituju kita tidak bisa menghindari orang-orang yang berpapasan dengan kita. Apalagi orang tersebut belum kita kenal sebelumnya. “Oleh Karena sebelumnya tidak kita kenal, tentu saja kita pun tidak mengetahui, apakah yang berpapasan dengan kita itu sudah tertular Covid – 19 atau tidak,”jelasnya.

            Sebab, yang namanya Covid – 19 ini, disamping meupakan virus yang baru, virusnya pun  tidak bisa kita lihat dengan mata. Sehingga, jalan satu-satunya untuk menghindari tertularnya wabah dimaksud, adalah disamping menjaga jarak, menggunakan master saat berada do liar rumah, tidal keluar rumah kalau tidak begitu penting, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air, juga tidak mudik di dalam kondisi seperti ini. “Sejauh ini, belum ada satu orang karyawan pun dari beberapa perusahaan pertambangan, perkebunan maupun karyawan HPH yang melapor ingin mudik atau pun ingin pulang kampung,”aku mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) ini. (Kas/Lsn