Wali Kota Palangka Raya Ingin Perpustakaan Lakukan Transformasi Berbasis Inklusi Sosial

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat membuka lomba Perpustakaan umum kelurahan tingkat Provinsi Kalteng di Aula Balai Basara, Kelurahan Marang, Selasa (25/5/2021) (Media Dayak/ IsenMulang)
Palangka Raya, Media Dayak
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin ingin perpustakaan yang ada di kota itu melakukan transformasi layanan berbasis inklusi sosial.
“Konsep transformasi mampu menjawab keresahan dan kekhawatiran masyarakat di situasi pandemi covid-19 ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan informasi,” kata Fairid Naparin saat membuka lomba Perpustakaan umum kelurahan tingkat Provinsi Kalteng di Aula Balai Basara, Kelurahan Marang, Selasa (25/5/2021).
Fairid mengatakan, dengan konsep itu maka perpustakaan melibatkan peran aktif masyarakat lewat bermacam aktivitas transformasi pengetahuan (transfer knowledge).
Misalnya pelatihan, tutorial, dan pendampingan kegiatan yang memiliki nilai ekonomis, maka akan berdampak pada kesejahteraan termasuk bagi mereka yang ada di daerah pinggiran.
“Program ini merupakan konsep yang revolusioner. Sebuah peran yang kini dimainkan perpustakaan untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya peran perpustakaan dalam membentuk manusia yang unggul bersumber pada kedalaman pengetahuan yang dimiliki atau literasi.
Kualitas intelektual yang dapat dengan mudah menemukan ide-ide, gagasan atau kreativitas ataupun inovasi baru yang berujung pada kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermanfaat bagi khalayak luas.
“SDM yang unggul dan berdaya saing adalah keberhasilan dari produk literasi sehingga seseorang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan meminimalisir pengangguran,” tutupnya. (MCIM/Ytm/Lsn)