Wakil Rakyat Dorong Pengawasan Tambang di Kalteng Diperkuat demi Lingkungan dan Masyarakat

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Purdiono. (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang berlangsung di berbagai wilayah di Kalteng.
Ia menilai, kegiatan pertambangan semestinya tidak hanya berfokus pada target pendapatan, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kondisi sosial masyarakat di sekitar lokasi tambang.
Pengawasan yang belum optimal, menurutnya, berpotensi menimbulkan persoalan, mulai dari konflik sosial hingga kerusakan lingkungan. Ia menegaskan, upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan tidak boleh mengesampingkan kepatuhan terhadap aturan perizinan.
“Perizinan ini perlu benar-benar menjadi perhatian, termasuk penggunaan galian C untuk pembangunan jalan. Apakah sudah sesuai regulasi atau belum. Jangan sampai keinginan meningkatkan PAD justru berujung pada praktik yang tidak benar,” katanya, Rabu (11/2/2026)
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam di Kalteng seharusnya mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat setempat.
Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk memastikan seluruh kewajiban perusahaan tambang dijalankan dengan baik.
Selain aspek perizinan, ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran, termasuk retribusi pemanfaatan air permukaan dan air tanah sebagai bentuk tanggung jawab kepada daerah.
Ia juga menaruh perhatian pada dampak sosial dari aktivitas pertambangan, khususnya terkait kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Purdiono berharap, perusahaan tambang dapat membuka ruang yang lebih luas bagi tenaga kerja setempat sehingga keberadaan tambang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kalteng.(Ytm/Lsn)