Wadi Ikan Patin Ala Warga Dayak Tewah

Yohana sedang membuat wadi ikan patin,dengan tahapan ikan di potong,selanjutnya di beri garam kemudian di cuci,lalu lumuri bumbu dan beras yang di tumbuk cukup halus lalu di simpan di toples selama 3 hari,dan siap di jual.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Banyak ragam usaha yang bisa dilakukan untuk menopang ekonomi keluarga, terlebih disituasi sekarang ini (Covid-19). Seperti yang dilakukan Yohana (41), warga Dayak, Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang piawai membuat wadi ikan patin, pengawetan ikan dengan proses fermentasi.

“Usaha ini (membuat wadi ikan patin) sudah 5 tahun saya lakukan. Semua ini demi menopang ekononomi keluarga, apalagi di tengan pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini,” kata Yohana, Sabtu (11/07/2020).

Wanita ulet yang kerap di sapa indu (mamah) Itha itu lantas menceritakan proses pembuatan wadi ikan patinnya. Proses awal, ikan yang dibelinya hidup, dipotong-potong seukuran separuh telapak tangan orang dewasa. Selanjutnya ikan ditaburi garam dan didiamkan sehari semalam.

“Ikan selajutnya dicuci untuk menghilangkan garam. Selanjutnya, potongan ikan ditaburi bumbu -bumbu agar beraroma harum, yakni bawang merah/putih, kunyit, gula merah dan mecin,” ujar indu Itha.

Proses selanjutnya, sambung ibu 4 anak itu, potongan ikan ditabur butiran beras berwarna coklat kekuningan. Butiran beras sebelumnya menjalani serangkaian proses. Seperti  pencucian, penirisan semalaman, dan disangrai hingga coklat kekuningan, lalu digiling cukup halus.

“Potongan ikan yang telah ditaburi bumbu dan beras, selanjutnya dimasukkan dalam toples dan ditutup rapat selama 3 hari. Selanjutnya wadi ikan patin siap di jual. Harga jual Rp 60 ribu per kilogram,” ujar dia.

Indu Itha mengaku, wadi ikan patin buatannya ia jual di Kelurahan Tewah dan sekitarnya, bahkan ia tawarkan melalui mediasosial facebook. “Puji Tuhan, sudah banyak warga peminat wadi ikan patin saya. Warga yang berminat membeli, silahkan menghubungi nomor HP (Handphone) saya 082251917899,” pungkasnya. (Nov/Lsn)