Wabup Turun Langsung Membersihkan Tumpukan Sampah Di Pasar Kasongan

Wabup Katingan, Firdaus didampingi kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Katingan Yodihel saat memimpin Jum’at Beriman, Jum’at pagi (24/7), di lingkungan Pasar Kasongan jalan Revolusi.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus turun langsung membersihkan tumpukan sampah yang tersebar di bebeberapa sudut pasar yang ada di jalan Revolusi – Kasongan, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan serta puluhan Aparatur Sipil Negera (ASN) dari beberapa OPD lainnya, Jum’at pagi (24/7).
Alasan penumpukan sampah di sekitar pasar jalan Revolusi tersebut dimungkinkan lantaran akibat ketiadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS). Akibat dari tumpukan sampah tersebut memicu bau busuk, lalat dan resiko penyakit bagi warga setempat. Padahal di sekitar Pasar tersebut beberapa tahun yang lalu pernah di diletakkan TPS jenis ambrol, namun kini sudah tidak ada lagi.
Wabup Katingan Firdaus dalam keterangannya kepada awak media mengatakan, kegiatan gotong royong dengan momen Jum’at Bersih, Indah dan Nyaman (Beriman) ini sebenarnya bukan baru kali pertama saja. Tapi setiap pekan atau setiap Jum’at pagi yang selalu dipimpin Firdaus. Diantaranya, di taman religi dekat Masjid Al Ghufron, di bundaran kantor Pemkab Katingan, di taman hijau dan di beberapa sudut kota Kasongan lainnya. “Kalau gotong royong membersihkan lingkungan di sekitar Pasar Kasongan jalan Revolusi ini merupakan kegiatan yang kesekian kalinya,” kata Firdaus, seraya menyebutkan bahwa Jumat Beriman ini merupakan kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan dalam dua bulan terakhir ini.
Menjawab pertanyaan media, dirinya membenarkan jika di lingkungan Pasar jalan Revolusi itu terdapat tumpukan sampah tanpa adanya TPS. Sehingga, ke depannya akan dipertimbangkan ditempatkan satu unit TPS jenis ambrol. “Ke depannya akan kita fikirkan untuk ditempatkan TPS ambrol. Karena, jika tetap seperti ini dikhawatirkan sampah di sekitar Pasar ini kembali menumpuk,” janji orang nomor dua di Kabupaten berjuluk Penyang Hinje Simpel ini.