Wabup Suyanto Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Leluhur

Wakil Bupati Suyanto saat memberikan sambutan dalam Puncak peringatan Hari Jadi Kutaringin ke-423, di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kobar, Minggu (14/6) (Media Dayak/Ist)
 
Pangkalan Bun, Media Dayak 
 
Puncak peringatan Hari Jadi Kutaringin ke-423 berlangsung meriah dengan digelarnya pawai budaya yang melibatkan seluruh desa, kelurahan, serta sekolah se-Kecamatan Kotawaringin Lama, Minggu (14/6). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto, S.H., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.
 
Pawai budaya menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kutaringin tahun ini. Beragam kesenian tradisional, pakaian adat, hingga atraksi budaya ditampilkan para peserta yang berjalan mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kotawaringin Lama. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi menyaksikan jalannya pawai yang berlangsung semarak dan penuh nuansa budaya daerah.
 
Setelah pelaksanaan pawai budaya, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi adat dan acara seremonial di Aula Kantor Kecamatan Kotawaringin Lama. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suyanto menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan leluhur sebagai bagian dari identitas daerah yang harus terus dipertahankan oleh generasi muda.
 
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kobar, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Kutaringin ke-423 kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Lama. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, budaya, serta warisan leluhur yang telah diwariskan kepada kita,” ujar Suyanto.
 
Menurutnya, sejarah Kutaringin memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, bahkan Indonesia. Karena itu, nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di wilayah tersebut perlu terus dijaga agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.
 
“Sejarah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, hingga Indonesia tidak dapat dilepaskan dari sejarah Kutaringin. Daerah ini pernah menjadi pusat pemerintahan dan memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah daerah kita,” ungkapnya.
 
Suyanto mengatakan peringatan Hari Jadi Kutaringin bukan hanya sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus membangun kesadaran untuk menjaga budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan para pendahulu.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Kotawaringin Lama beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kutaringin ke-423 dapat berjalan dengan baik dan lancar.
 
“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan membawa dampak positif bagi pembangunan Kotawaringin Lama,” katanya.
 
Lebih lanjut, Suyanto berharap peringatan Hari Jadi Kutaringin pada masa mendatang dapat semakin meriah dan melibatkan lebih banyak pihak, tidak hanya dalam kegiatan budaya, tetapi juga dalam upaya membangun Kecamatan Kotawaringin Lama secara berkelanjutan. (Rd/Lsn/Aw)