Wabup Resmikan Gedung GSJA Parakletos dan Natal Bersama

HADIRI PRA MUNAS DAN DEKLARASI ICDN-Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra saat menghadiri pra munas dan deklarasi ICDN di Palangka Raya, Sabtu kemarin.(Media Dayak:diskominfosandi barut)

Bacaan Lainnya

Muara Teweh, Media Dayak

Wakil Bupati Barito Utara (Wabup Barut) Sugianto Panala Putra meresmikan gedung GSJA Parakletos Muara Teweh dan sekaligus merayakan Natal bersama di gedung GSJA Parakletos, Senin (21/1) petang kemarin.

“Atas nama pemerintah kabupaten Barito Utara saya mengucapkan selamat kepada umat Nasrani yang hadir, atas diresmikannya gedung GSJA Parakletos ini. Selesainya pembangunan gereja ini pantas untuk disyukuri oleh kita semua, sebab proses pembangunan gereja ini tentunya membutuhkan pengorbanan baik pikiran, waktu, tenaga maupun biaya yang tidak sedikit,” kata Wabup Sugianto Panala Putra membacakan sambutan tertulis Bupati Nadalsyah.

Pada kesempatan tu, Wabup juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik ini jangan menjadi utama, karena yang lebih penting adalah membangun mental dan hati kita agar umat Nasrani di Kabupaten Barito Utara pada umumnya semakin menghayati apa yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu, saya berharap dengan kehadirian gereja ini akan semakin meningkatkan semangat umat untuk beribadah,” katanya.

Menurut Wabup, pembinaan dan pembangunan di bidang agama di kabupaten Barito Utara senantiasa mempunyai kedudukan dan peranan yang sangat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasaran moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Dengan demikian katanya, manusia sebagai subyek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup antara manusia satu dengan yang lainnya di dalam masyarakat dan dengan alam lingkungannya serta dengan sang penciptanya.

Disamping itu jelasnya, kondisi juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama. Karena dengan terciptanya ketukunan antar umat beragama tentunya akan semakin meningkatkan peran serta umat beragama dalam pembangunan bangsa, termasuk dalam upaya mengatasi krisis ekonomi, krisi budaya dan juga krisis moral yang kita alami sekarang ini.

“Sehubungan dengan hal itu, Pemerintah sangat mengharapkan peran dan bantuan semua umat beragama, para pemuka agama, dan tokoh gereja serta tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi serta mampu mengatasi dan memandang persoalan hidup dengan bijaksana,” kata Wabup.

Lebihlanjut Wabup mengatakan perayaan-perayaan Natal tahun 2018 di Kabupaten Barito Utara dapat dikatakan berjalan dalam suasana yang tenang, tenteram, aman dan damai.

Hal ini menjadi bukti bahwa kerukunan hidup antar umat beragama di daerah ini yang dalam keberagaman tetap dapat hidup berdampingan satu sama lain.

“Untuk itu, saya atas nama pemerintah kabupaten Barito Utara mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga suasana tetap kondusif. Saya berharap suasana seperti ini dapat kita pelihara dan tingkatkan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (lna)  

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *