Wabup Efrens Pimpin Rapat Fasilitasi Kunjungan Bappenas ke Gumas

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing (tengah) didampingi Direktur Pembangunan Indonesia Barat Bappenas Jayadi (kiri) dan Sekda Gumas Richard (kanan), memimpin langsung dalam rangka memfasilitasi kunjungan Bappenas Gumas di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Gumas, Rabu (3/9/2025).(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Wakil Bupati (Wabup) Gunung Mas(Gumas) Efrensia L.P. Umbing, memimpin langsung rapat penting dalam rangka memfasilitasi kunjungan kerja Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ke Kabupaten Gumas.
Rapat yang digelar di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Gumas, Rabu (3/9/2025), dihadiri Direktur Pembangunan Indonesia Barat Bappenas Jayadi dan sejumlah staf lainnya, Sekda Gumas Richard, sejumlah kepala perangkat daerah, pejabat terkait, serta unsur teknis yang akan berperan dalam kunjungan strategis tersebut.
Wabup Efrens menyatakan, kehadiran Bappenas ke Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini sebagai momentum berharga untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah dengan sinergitas kebijakan pembangunan nasional dan daerah.
Wabup Efrens dalam sambutannya menekankan bahwa kunjungan Bappenas tersebut bukan sekadar agenda formal, tapi kesempatan besar bagi Gunung Mas untuk mempresentasilkan program pembangunnya Program Tambun Bungai, dan menunjukkan potensi, serta kebutuhan nyata masyarakat yang memerlukan dukungan pusat.
“Kunjungan Bappenas ini sebagai tindak lanjut dari audensi kami dgn Pak Menteri beberapa waktu lalu, yang perlu mendapat dukungan terutama dukungan terhadap program pemerintah kabupaten Gunung Mas Tambun Bungai yang mana program tersebut tidak lepas dari program Asta Cita Presiden RI, karena memang kita harus berjalan bergandengan tangan saling bersinergi demi kemajuan Bersama,” kata Efrens didampingi Direktur Pembangunan Indonesia Barat Jayadi, serta Sekda Gumas Richard.
“Antara Top Down (arah kebijakan/komando dari atas ke bawah) dan Bottom Up (inisiatif, aspirasi, serta kebutuhan dari bawah ke atas) harus balance (seimbang),” tambah Erfrens menegaskan.
Efrens membeberkan topik pembahasan rapat itu dengan Bappenas, yakni pembahasan terkait tata kelola pertambangan emas di wilayah Gumas, koperasi merah putih dan objek di Gumas salah satunya Betang Tumbang Anoi
“Tata kelola pertambangan ini penting kita bahas dengan tim Bappenas, agar memberikan kemaslahatan bagi warga Gunung Mas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup,” tegas Efrens.
Sementara, Direktur Pembangunan Indonesia Barat Jayadi menyampaikan, tujuan kedatangan pihaknya ke Gumas guna mendengar dan melihat situasi dan kondisi di lapangan untuk menjadi bahan penyusun konsep pengelolaan pertambangan di Gumas.
“Arahan pak Menteri, bagaimana tata kelola tambang emas di Kabupaten Gunung Mas serta penataan lingkungan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat setempat,” ujarnya.
“Pengelolaan tambang emas di Kabupaten Gunung Mas harus dilakukan dengan hati-hati karena pertambangan ini peka, Kami siap membuat Dashboard monitoring pertambangan rakyat di wilayah ini,” tegas Jayadi.
Kunjungan Bappenas ke Gumas diharapkan dapat menjadi titik awal lahirnya berbagai rekomendasi pembangunan strategis, baik di sektor pertambangan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Nov/Aw)