Wabup Berharap Droping Vaksin Lancar

Wabup Katingan, Kapolda Kalteng, Sekda Kalteng dan Kapolres Katingan, saat menyaksikan ratusan masyarakat di Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan menjalani vaksinasi dosis I, Minggu pagi (30/5) kemaren, di Puskesmas Kereng Pangi. (Media dayak/kas)
Kasongan, Media Dayak
Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Sunardi NT Litang, berharap droping vaksin pencegahan virus corona (covid-19) yang kita terima dari Provinsi Kalteng lancar. Demikian diungkapkannya, kepada sejumlah media, usai menerima kunjungan Kapolda Kalteng ke Puskesmas Kereng Pangi, dalam rangka vaksinasi massal, Minggu pagi (30/05) kemaren, di Puskesmas Kereng Pangi Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir.
Dengan lancarnya pendistribusian vaksin dari Provensi Kalteng menurutnya akan semakin cepat pula menuntaskan target masyarakat Katingan yang mejalani vaksinasi dimaksud. “Artinya, lancarnya droping vaksinasi ke daerah kita, akan semakin cepat pula kita mengejar target orang yang divaksinasi,”kata Wabup.
Sekedar diketahui, kata Wabup, setiap datangnya vaksin dari Provinsi, dengan segera pula dibagi-bagikan ke masing masing Puskesmas. Dan begitu sampai ke Puskesmas, dengan segera pula pihak Puskesmas melakukan vaksinasi kepada masyarakat. “Dengan demikian, saya tidak pernah mendapat laporan ada Puskesmas yang mengembalikan sisa dari vaksin yang didistribusi okeh Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan,”akunya.
Seperti yang kita saksikan, vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas Kereng Pangi hari ini, menurutnya, dari puluhan vial untuk 290 jiwa masyarakat di Kereng Pangi, meskipun tidak semuanya habis pada hari ini, namun akan digunakan ke hari berikutnya. Pada dasarnya semua vaksin yang didistribusi dari Provensi tak pernah dikembalikan ke Provensi, lantaran tak pernah tersisa dan habis digunakan untuk vaksinasi. “Karena, masyarakat memang membutuhkan vaksinasi dimaksud,” ujar orang nomor dua di bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Di tempat terpisah, Kepala Puskesmas Kereng Pangi, H Asmawi, saat dikonfirmasi tentang hal jumlah vaksin dan yang divaksin pada pagi itu, kepada sejumlah media membenarkan apa yang dikatakan Wabup. Target masyarakat yang divaksin jumlahnya 290 orang, diantaranya 100 lansia dan 190 pelayan publik. Namun yang mempunyai waktu luang pada hari itu untuk nenjalani vaksinasi hanya 117 orang, dengan rincian 9 orang lansia, 15 orang pra lansia dan 90 orang pelayan publik. “Sedangkan sisanya akan dilanjutkan pada hari berikutnya,” terang mantan kepala Pustu divdesa Kampung Melayu kecamatan Mendawai ini. (Kas/Rsn)