Vaksinasi di Tumbang Napoi

Kapolsek Kahut memantau vaksinasi di Desa Tumbang Napoi. (Media Dayak/Doc Polres)
Kuala Kurun, Media Dayak
Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali jadi lokasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dilakukan guna menekan dan memutus rantai penyebaran Corona.
“Vaksinasi di Desa Tumbang Pasangon yang dilaksanakan Senin (11/4) mendapat antusias yang baik dari warga. Merek vaksin yang diberikan Pfizer,” ujar kata Kapolres Gumas AKBP Irwansah melalui Kapolsek Kahut Iptu A.A.Gede Raka Sumiartha dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/4).
Kapolsek menuturkan, vaksinasi dosis pertama nihil. Dosis kedua diberikan kepada 3 orang masyarakat umum. Sedangkan dosis lanjutan (booster) diberikan kepada 6 orang masyarakat umum.
“Kami (Polsek Kahut) tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat untuk mengikuti suntik vaksin, yang tujuannya mendorong terbentuknya kekebalan kelompok, menjaga produktivitas serta menurunkan dampak ekonomi dan sosial, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat, serta menurunkan jumlah pasien dan kematian akibat Covid-10,” kata kapolsek.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap taat melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Kendati Gunung Mas masuk PPKM level dua, masyarakat harus tetap patuh menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dan suntik vaksin. Ini demi kesehatan diri, keluarga dan masyarakat,” ujar kapolsek.
Ia mengimbau warga yang sudah disuntik vaksin untuk mengajak warga lainnya yang belum disuntik vaksin agar disuntik vaksin. Warga dimbau tidak lagi percaya berita hoaks tentang vaksin. Vaksin yang diberikan aman dan halal.
“Sebelum disuntik vaksin, saat pemeriksaan kesehatan, warga harus jujur mengatakan ke petugas kesehatan soal ada dan tiada penyakit yang diderita. Kejujuran itu penting untuk kebaikan bersama. Saya, istri dan anak saya sudah disuntik vaksin. Kami sehat, tidak mengalami hal yang negatif setelah disuntik vaksin,” tutur Kapolsek. (Hms/Nov/Aw)