Vaksinasi di Teluk Kanduri dan Dandang

Personel Polsek Kahut memantau vaksinasi di Desa Dandang seberang. (Media Dayak/Doc Polres)
Kuala Kurun, Media Dayak
Desa Teluk Kanduri dan Desa Dandang, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali jadi ajang pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dilakukan guna menekan dan memutus rantai penyebaran Corona.
“Vaksinasi di Desa Teluk Kanduri dan Desa Dandang seberang yang dilaksanakan Rabu (6/4)) mendapat antusias yang baik dari warga. Merek vaksin yang diberikan Coronavac, Pfizer, Moderna, dan Astrazeneca,” ujar Kapolres Gumas AKBP Irwansah melalui Kapolsek Kahut Iptu A.A.Gede Raka Sumiartha dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/4)
Kapolsek menuturkan, vaksinasi dosis pertama diberikan kepada 2 orang masyarakat umum, 2 orang anak usia 6-11 tahun dan 1 orang anak usia 12-17 tahun. Dosis kedua diberikan kepada 19 orang masyarakat umum, 2 orang anak usia 12-17 tahun dan 12 orang anak usia 6-11 tahun. Sedangkan dosis lanjutan (booster) diberikan kepada 5 orang pada pelayanan publik, 21 orang masyarakat umum, lansia 1 orang, dan layanan kesehatan di Puskesmas 1 orang.
“Kami (Polsek Kahut) tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat untuk mengikuti suntik vaksin, yang tujuannya mendorong terbentuknya kekebalan kelompok, menjaga produktivitas serta menurunkan dampak ekonomi dan sosial, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat, serta menurunkan jumlah pasien dan kematian akibat Covid-10,” tutur kapolsek.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap taat melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Kendati Gunung Mas masuk PPKM level dua, masyarakat harus tetap patuh menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dan suntik vaksin. Ini demi kesehatan diri, keluarga dan masyarakat,” imbau kapolsek.
Ia menyerukan warga yang sudah disuntik vaksin untuk mengajak warga lainnya yang belum disuntik vaksin agar disuntik vaksin. Warga jangan lagi percaya berita hoaks tentang vaksin. Vaksin yang diberikan aman dan halal.
“Sebelum disuntik vaksin, saat pemeriksaan kesehatan, warga harus jujur mengatakan ke petugas kesehatan soal ada dan tiada penyakit yang diderita. Kejujuran itu penting untuk kebaikan bersama. Saya, istri dan anak saya sudah disuntik vaksin. Kami sehat, tidak mengalami hal yang negating setelah disuntik vaksin,” tandas Kapolsek. (Hms/Nov/Lsn)
Penulis: Novri JK Handuran
Editor : Limson Dedy