Vaksinasi Covid Cuma Dipending

dr Robertus Pramuryan

Kasongan,Media Dayak

Pekan lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melaui Dinas Kesehatan setempat telah menerima sekitar 640 vial vaksin covid-19. Rencananya akan dilakukan vaksinasi terhadap ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes), di Kabupaten Katingan. Demikian yang dikatakan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan dr Robertus Pramuryanto MSi kepada sejumlah media, Senin pagi (18/1) tadi, di ruang kerjanya.

Sebelum dilakukan terhadap ratusan nakes di Pemkab Katingan, baik yang ditugaskan di Dinkes, di RSUD Mas Amsyar maupun di 16 Puskesmas di Kabupaten Katingan, vaksinasi ini akan dilakukan terlebih dahulu terhadap 15 penjabat di Kabupaten Katingan secara simbolis, termasuk yang di FKPD. “Awalnya akan dilaksanakan 15 Januari 2021, ditunda lagi pada bulan Februari 2021,” kata Robertus.

Setelah itu, tersiar kabar bahwa vaksin covid-19 yang sudah kita terima dari Dinas Kesehatan Provensi Kalteng yang berjumlah sekitar 640 vial itu akan dikembalikan lagi ke Dinas Kesehatan Provensi Kalteng, maka pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, bersiap-siap untuk mengembalikannya.

Sebenarnya pada hari ini, Senin (18/1) pihaknya menurutnya sudah siap untuk mengembalikannya. “Alasannya untuk memenuhi kekurangan vaksin jenis Sinovac yang dibutuhkan untuk vaksinasi Nakes yang ada di Provensi Kalteng dan Nakes terdekat,” terangnya.

Begitu sudah dipersiapkan untuk mengembalikannya, ternyata dirinya mengaku mendapat kabar baru bahwa vaksin covid-19 yang sudah diterima itu dibatalkan lagi untuk dikembalikan. “Meskipun batal untuk dikembalikan, namun vaksin yang telah kita terima itu untuk sementara ini belum bisa kita gunakan. Intinya, kita pending dulu, sampai ada arahan selanjutnya dari Dinas Kesehatan Provensi Kalteng,” jelas mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar ini.

Kendati dipending, lanjutnya, namun vaksinasi akan dilaksanakan tetap pada Februari 2021 mendatang. “Meskipun pelaksanaannya bulan Februari 2021, namun hari dan tanggalnya belum ditentukan,” pungkasnya. (Kas/Rsn)