Tokoh Anti Narkoba adakan Pertemuan bersama Elemen Masyarakat

DISKUSI TEMU TOKOH-Diskusi temu tokoh anti narkoba bersama anggota DPRD Barito Utara H Tajeri, Ketua DAD Barito Utara Junio Suharto, mahasiswa, BEM  dan OKAPI di Café Itah Muara Teweh, Selasa (28/12/12) malam. (Media Dayak/ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Para tokoh anti narkoba di Kabupaten Barito Utara (Barut), mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini untuk ikut bekerjasama dan memberikan dorongan kepada aparat untuk menangkap para bandar, karena maraknya peredaran narkoba di daerah setempat yang sudah sangat memprihatinkan.

 

Temu tokoh anti narkoba tersebut melakukan pertemuan untuk membahas masalah ini. Temu tokoh dihadiri anggota DPRD Barito Utara H Tajeri, Ketua DAD Barito Utara Junio Suharto, mahasiswa, BEM  dan OKAPI di Café Itah Muara Teweh, Selasa (28/12/12) malam.

 

Diskusi temu tokoh ini mengambil tema “Optimalisasi peran semua tokoh dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Barito Utara,” semua tokoh elemen masyarakat mendorong aparat penegak hukum menangkap para bandar.

 

Anggota DPRD Barito Utara H Tajeri yang hadir mengatakan sebagai wakil rakyat sangat prhatin dengan kondisi saat ini, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Utara, dimana peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan.

 

Didirnya sangat mengapresiasi dengan adanya informasi dari masyarakat, bahkan berani mengirim surat secara terbuka di media sosial mengenai informasi bandar besar yang belum tersentuh hukum.

 

Menurut H Tajeri langkah ini dinilai tepat karena berani memberikan informasi dan ini patut didukung semua elemen warga masyarakat di daerah ini dalam memberantas peredaran narkoba yang saat ini sudah sangat memprihatinkan.

 

“Kita sangat mendukung aparat penegak hukum untuk memberantas sampaik ke akarnya dan menangkap bandar besar,” tegas Tajeri.

 

Sementara Ketua DAD Barito Utara Junio Suharto juga meminta aparat penegak hukum tegas dan berani menangkap para bandar besar, agar peredaran narkoba di Kabupaten Barito Utara tidak sekedar acungan jempol saja.

 

Junio Suharto juga meminta semua elemen masyarakat ikut bekerjasama dan bahkan membentuk organisasi masyarakat anti narkoba, agar membatasi ruang gerak peredaran narkoba yang semakin merajalela ini. “Agar warga bisa membentuk ormas anti narkoba untuk mempersempit peredaran narkoba di daerah kita ini,” kata dia.(lna/Lsn)