Tingkatkan Pendidikan Merupakan Tugas kita Bersama  

Bupati Katingan, Sakariyas SE

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan pendidikan bagi masyarakat Katingan merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama.

Demikian diungkapkan, Bupati Katingan, Sakariyas SE, saat menyampaikan sambutannya pada salah satu acara terkait dengan Pendidikan, di Kasongan, beberapa waktu lalu. 

Artinya, untuk meningkatkan pendidikan bukan saja menjadi tugas dan tanggung jawab guru, Dinas Pendidikan dan Pemerintah saja, melainkan juga menjadi tugas dan tanggung jawab masyarakat serta elemen lainnya.

Pasalnya, jika kita hanya berharap dengan guru saja, tentunya tidak tidak sesuai dengan harqpan kita. Karena, waktu belajarnya hanya berkisar antara 6 hingga 7 jam/hari. Itupun hanya dalam 6 hari waktu kerja saja,”kata Bupati.

Oleh karena waktunya banyak di rumah, dengan demikian dirinya berharap kepada orang tuanya masing-masing agar ikut memberikan pembinaan kepada putra-putrinya, khususnya yang masih duduk di bangku sekolah. “Baik sejak duduk di bangku PAUD/TK, SD, SMP maupun SMA serta yang sudah di kuliah Perguruan Tinggi,”sebutnya.

Selanjutnya, untuk tugas Kades beserta aparaturnya, selain menjalankan roda pemerintahan desa di desanya, dirinya juga berharap agar ikut memberikan rasa aman kepada guru yang ditugaskan di desa setempat, dengan harapan guru tersebut dapat betah mengajar di desa tersebut. 

Memberikan rasa aman dimaksud, lanjutnya, setiap guru yang ditugaskan di desa yang jauh dengan tempat tinggal asalnya, terutama guru tersebut perempuan. “Intinya, bagaimana sekiranya guru tersebut merasa nyaman dan aman menjalankan tugasnya di desa tersebut. Ini juga tugas Kades,”jelas orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini.

Lanjut dikatakannya, dirinya juga measumsikan terkait guru dimaksud. Kalau guru itu perempuan, janda lagi, ditempatkan di suatu desa yang jauh dari ibukota kecamatan, yang memang sulit sebagai seorang tenaga pendidik untuk menjadi guru (mengajar) di sekolah yang ada di desa itu. Jika Kades beserta perangkat desanya tidak memberikan perlindungan mau jadi apa ?. Maksudnya dikhawatirkan, guru yang bersangkutan tidak beberapa lama mengajar di desa tersebut, minta usul mutasi. Pasalnya,  tidak betah, lantaran sering terganggu. “Meskipun hal semacam ini tidak pernah terjadi, namun ini sekedar asumsi saja,” ungkas mantan pimpinan Bank Kalteng cabang Kasongan ini. (Kas/Rsn)

   

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait