Kuala Pembuang, Media Dayak
Sebagai upaya untuk membangun kedekatan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kepolisian, PAMAPTA I Polres Seruyan melaksanakan Patroli Presisi Dialogis yang berfokus pada sosialisasi. Kegiatan yang dipimpin oleh AIPTU HENDRO LUJITO beserta anggota ini dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025), mulai pukul 11.00 WIB di sekitar lingkungan Pasar Saik, Kuala Pembuang.
Patroli dialogis ini secara khusus menyasar para pekerja informal seperti tukang becak, tukang ojek, dan juru parkir yang aktif beraktivitas di area pasar. Personel PAMAPTA secara aktif mendatangi dan berdialog dengan para pekerja untuk memperkenalkan layanan polisi darurat 110 yang bebas pulsa.
“Layanan 110 adalah sarana penting untuk masyarakat dalam melaporkan keadaan darurat atau gangguan keamanan. Ini gratis, tidak mengurangi pulsa, dan langsung terhubung ke petugas kami. Kami ingin memastikan bapak-bapak semua tahu dan berani memanfaatkannya jika diperlukan,” jelas AIPTU Hendro Lujito dalam sosialisasi tersebut.
Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan edukatif. Personel tidak hanya membagikan informasi lisan, tetapi juga memberikan pengarahan tentang situasi-situasi yang dapat dilaporkan melalui nomor darurat tersebut. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sistem keamanan berbasis komunitas (community policing).
Kegiatan ini merupakan wujud dari implementasi konsep Patroli Presisi, di mana kehadiran polisi tidak hanya bersifat responsif terhadap kejahatan, tetapi juga proaktif dalam membangun komunikasi dan memberikan pelayanan preventif langsung kepada masyarakat akar rumput.
Diharapkan, dengan meningkatnya pemahaman dan akses terhadap layanan darurat polisi, para pekerja informal—yang juga merupakan mata dan telinga di ruang publik—dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di kawasan perdagangan dan keramaian.(Hms/Lsn)









