Tingkatkan Pelayanan di RSUD Mas Amsyar

Budi Hermanto dan Yudea Pratidina, anggota DPRD Kabupaten Katingan, saat menunggu pembahasan RAPBD tahun anggaran 2021, di ruang lobby DPRD setempat beberapa waktu lalu. (Media Sayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Budi Hermanto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, minta kepada direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar – Kasongan untuk meningkatkan pelayanannya terhadap semua pasien yang berobat di RSUD tersebut. Permintaannya ini diungkapkannya kepada sejumlah media, Rabu pagi (2/12/2020) tadi, di ruang lobby DPRD setempat.

Bukan saja pelayanan terhadap pasien umum, tapi juga pasien yang menggunakan asuransi kesehatan (Askes) dan yang menggunakan kartu BPJS. “Baik BPJS Mandiri maupun BPJS yang dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, dari kelas III, II hingga kelas I,” ujarnya.

Misalnya, saat melayani pasien yang ingin memeriksakan kesehatannya di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD), di loket pendaftaran, di apotek setempat hingga di ruangan/kelas serta di bagian dan bidang-bidang lainnya.

Dirinya menberikan contoh prlayanan di UGD, menurutnya, ketika pasien dibawa ke ruangan tersebut, biasanya dilakukan pemeriksaan dan tidak menutup kemungkinan pula dilakukan pengambilan sampel darahnya. “Saat ingin menyerahkan sample darah pasien tersebut ke petugas laboratorium, jangan sampai keluarga pasiennya yang mengantarnya,” harapnya.

Begitu pula beberapa pelayanan lainnya, meskipun kita menghormati budaya antri, namun dirinya berharap saat menunggu pengambilan obat di loket apotek RSUD Mas Amsyar ataupun antri di loket BPJS jangan sampai menunggu terlalu lama. “Tapi, bisa lebih dipercepat dari biasanya,” sarannya.

Hal-hal semacam ini menurutnya sangat perlu diperhatikan oleh pihak RSUD. Oleh karena itu, sebagai direktur harus mengingatkan kepada semua petugasnya agar memberikan pelayanan seefesien mungkin sesuai dengan tufoksinya masing-masing. “Kalau perlu, satu orang tenaga di RSUD tersebut ditugaskan seorang pengawas, yang dikhususkan untuk mengawas kinerja di lingkungan RSUD,” ujarnya.

Sehingga, lanjutnya, semua tenaga medis, perawat dan bagian administrasinya di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan ini lebih baik, dan diapresiasi oleh pasien dan keluarga pasien pada khususnya dan semua kalangan pada umumnya.

Selanjutnya, meskipun berharap memberikan pelayanan terbaik kepada semua pasien yang berobat, namun dirinya pun mengingatkan pula kepada pihak RSUD agar lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis dan perawat yang bertugas di RSUD tersebut. “Karena, justru mereka itulah yang secara langsung bersentuhan dengan pasien dan keluarga pasien pada khususnya, masyarakat Katingan pada umumnya,” akunya.

Kesimpulannya, ketika kesehatan dan kesejahteraannya selalu diperhatikan oleh pihak RSUD, mereka dalam menunaikan kewajibannya pasti lebih bersemangat pula. “Sebaliknya, ketika kurang diperhatikan, semangat kerjaya pun ada kemungkinan bisa menurun pula,” tandas legislatif Partai Gerindra ini. (Kas/Lsn)