Tingkat Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Pulang Pisau Terbilang Rendah

oppo_32
 
Pulang Pisau, Media Dayak
 
Beragam kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2023, mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran, eksploitasi dan kekerasan seksual terhadap anak cukup rendah jika dibandingkan dengan benerapa daerah lainnya di wiliayah Kalteng.
 
Sekretaris Dinas (Sekdis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau, Ma’ruf Kurkhi menyampaikan, dari data yang ada pada tahun 2023 hanya terjadi sebanyak 18 kasus kekerasan terhadap anak.
 
“Dari data Sistem Informasi PNPB Online (Simponi) untuk kasus anak menunjukan, pada 2023 ada 18 kasus kekerasan terhadap anak, di mana kasus kekerasan terhadap anak ini, tercatat sebanyak 16 kasus yang terjadi pada anak perempuan dan 2 kasus kekerasan anak laki-laki. Dari 18 kasus tersebut ada 14 kasus kekerasan seksual, 3 kasus penelantaran dan 1 kekerasan fisik,” kata Ma’ruf saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (09/07/04).
 
Sebagai upaya untuk menangani para korban dari kasus kekerasan tersebut, dinas terkait sudah melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian dan UPT PPA Provinsi guna pemulihan korban. Sementara, dari 18 kasus kekerasan yang terjadi, semuanya sudah diproses secara hukum. 
 
Selanjutnya, ia mengimbau kepada masyarakat supaya bisa melaporkan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di masyarakat, dengan mulai menerapkan fungsi sosial budaya, memberikan empati, dan segera melapor jika melihat kejadian.
 
“Jangan takut dan jangan malu, jika ada kejadian bisa melapor mulai dari RT, atau langsung melaporkan kepada kami melalui nomor telepon hotline kami  0821-5444-8544 atau langsung ke kantor,” ujar Ma’ruf.
(Alp/Lsn)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait