Tim IT dan Pengelola Website PA Mtw Gelar Monitoring dan Evaluasi

RAPAT KOORDINASI-Pengadilan Agama Muara Teweh (PA Mtw) Barito Utara melaksanakan kegiatan rapat koordinasi (rakor) monitoring dan evaluasi tim pengelola teknologi informasi dan website di aula pertemuan PA Muara Teweh lantai 2, Kamis (9/9).(Media Dayak/Dokumen PA Mtw)
Muara Teweh, Media Dayak
Pengadilan Agama Muara Teweh (PA Mtw) Kabupaten Barito Utara (Barut) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi (rakor) monitoring dan evaluasi tim pengelola teknologi informasi dan website. Kegiatan ini dilaksanakan diruang media center lantai II Pengadilan Agama Muara Teweh yang langsung dipimpin Ketua Tim Redaksi Abdurahman Sidik, SHI, diikuti oleh semua tim redaksi PA Muara Teweh.
Ketua PA Muara Teweh Abdullah, SHI MH, dalam sambutannya mengatakan agar terus meningkatkan pelayanan dan juga bagian informasi untuk terus menerapkan one day one news.
Selain itu kata Abdullah untuk selalu memperhatikan penggunaan 5W+IH sesuai dengan kaidah jurnalistik walaupun hanya 3 sampai 4 paragraf di berita yang disajikan dalam website dan media sosial PA Muara Teweh.
“Pada masa era digital media sosial tidak luput dari penyampaian informasi yang cepat, mudah dan melingkupi cakupann yang luas. Melalui media sosial, pengguna bisa berkomunikasi secara langsung dengan semua orang dan mengetahui apa yang sedang terjadi atau hangat diperbincangkan di berbagai belahan dunia. Tapi tetap perlu diperhatikan dalam penulisan berita agar pengguna berminat untuk membaca informasi yang diberikan,” kata Ketua PA Muara Teweh.
Ia juga menjelaskan bahwa dimasa pandemi media sosial menjadi sajian yang tidak luput dari kegiatan masyarakat setiap harinya, media sosial telah menjadi kebutuhan manusia untuk bisa tetap mempertahankan eksistensi sosial agar bisa saling terhubung untuk melakukan komunikasi.
“Tingkatkan kualitas berita yang kita sajikan, jadikan informasi yang diberikan sebagai sarana berbagi inspirasi, semangat dan contoh agar sebuah satker berjalan dinamis. Saat ini sarana medsos merupakan layanan yang efektif dan effesien untuk menyampaikan informasi. Bahkan lingkup pembacanya sangat luas karena jaringan penggunanya begitu besar,” harap Abdullah.
Lebih lanjut Abdulalah, jangan terjebak dengan memberikan informasi yang bersifat rutinitas, harus ada sisi yang berbeda dan menarik yang diangkat sebagai informasi yang disajikan, sehingga menarik minat baca, khususnya para silent raider yang banyak dijumpai di media sosial. “Terhadap layanan media yang berbasis web, juga harus selalu diupdate kontennya, tampilan menu dan akurasi informasinya,” ucapnya.
Sementara Abdurrahman Sidiq, selaku pimpinan redaksi memberikan ilustrasi dan perbandingan terhadap website-website instansi lain, digambarkannya tentang kelebihan dan kekurangan antar menu dan konten yang ditampilkan sebagai upaya monitoring dan evaluasi untuk peningkatan manajemen media di PA Muara Teweh.(lna/PA Mtw/Lsn)