Teweh Tengah Gelar Pelatihan KPM dan RDS Bagi Kades

PELATIHAN KPM-Camat Teweh Tengah H Mastur foto bersama peserta pelatihan peningkatan kapasitas kader pembangunan manusia (KPM) dan pengurus rumah sehat desa (RDS) dalam rangka menunjang intervensi pencegahan stunting di desa se Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (22/1) di aula kecamatan setempat.(Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Kecamatan Teweh Tengah menggelar pelatihan peningkatan kapasitas kader pembangunan manusia (KPM) dan pengurus rumah sehat desa (RDS) dalam rangka menunjang intervensi pencegahan stunting di desa se Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (22/1) di aula kecamatan setempat. Kegiatan pelatihan ini diikuti Kepala Desa (Kades) se Teweh Tengah.
Camat Teweh Tengah, H Mastur mengatakan saat ini stunting merupakan kegawatdaruratan nasional, karena dari penelitian 1 dari 3 anak indonesia menderita stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak pada anak yang disebabkan karena kekurangan gizi dalam waktu lama, infeksi berulang dan kurangnya stimulus psikososial.
“Stunting ditandai dengan panjang/tinggi badan anak akan lebih pendek dari anak seusianya. Anak stunting memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal,” kata Camat H Mastur membuka kegiatan tersebut.
Stunting juga katanya menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan beresiko menurunkan produkvitas yang tentunya akan sangat membahayakan bagi kelangsungan perkembangan dan kemajuan negara bahkan angka stunting di Indonesia jauh lebih buruk dari beberapa negara di Afrika.
Desa merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pembangunan, selain itu desa juga telah menerima mandat dari pusat mengelola dana desa. Menteri Desa PDTT telah mengamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa PDTT no 16 tahun 2018 tentang prioritas pembangunan dana desa tahun 2019.
Selain itu PMK nomor 193 tahun 2018 tentang pengelolaan dana desa yang mensyaratkan bahwa syarat pencairan dana desa tahap 3 adalah adanya laporan konvergensi stunting yang dibuat oleh desa melalui KPM.
“Melalui pelatihan ini kita berharap agar KPM dan pengurus rumah desa sehat setiap desa mampu dan dapat memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan dengan baik kesempatan yang ada ini untuk bertanya dan menggali pengetahuan untuk bekal dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.(lna/Lsn)