Terobosan Pengelolaan Sampah, Sekarung Dihargai Rp. 10.000,-

Balap Sipet
Palangka Raya, Media Dayak
Kreatif dan Inovatif, kira-kira seperti itulah sebuah gambaran yang patut di contoh dalam meminimalisir keberadaan sampah.
Sebuah terobosan yang dilakukan oleh Kelurahan Pahandut Seberang untuk mengurangi sampah yang berserakan di pinggir sungai patut diacungi jengkol.
Membersihkan sampah yang berada di sungai bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, terutama sampah yang berada di dasar sungai.
Musim kemarau yang terjadi pada saat ini membuat debit air sungai Kahayan turun hingga dapat terlihat endapan pasir dasar sungai (gosong) yang berada bantaran sungai.
Kelurahan Pahandut Seberang yang sebagian wilayahnya dikelilingi oleh sungai Kahayan, tentunya untuk mengumpulkan sampah di sungai adalah hal yang tidaklah gampang karena menyangkut kebiasaan masyarakat.
Salah satu cara mengumpulkan sampah yang berada dibantaran sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut Seberang berinisiatif untuk membeli sampah yang dikumpulkan oleh warganya yang berada di pinggir sungai.
Sampah yang berhasil dikumpulkan oleh warga setempat di beli dengan harga Rp. 10.000/karungnya dan langsung di bayar.
Saat dihubungi via telepon Lurah Pahandut Seberang, Balap Sipet menjelaskan bahwa tadinya ini merupakan sebuah usaha yang sedang di coba oleh pihak kelurahan untuk mengumpulkan sampah yang ada di sungai, Jum’at (09/08).
Diambillah sebuah inisiatif untuk membayar sampah yang dikumpulkan oleh warga untuk di bawa dan di kumpulkan, yaitu Rp. 10.000 untuk satu karung sampah dan hal tersebut kemudian menjadi daya tarik warga di sekitar sungai untuk memungut sampah, terangnya.
“Memang nantinya di Pahandut. seberang akan di bikin depo sampah, tapi tak ada salahnya dalam upaya menciptakan wilayah yang bersih kita coba cara ini,” ungkapnya.
Untuk anggaran sendiri adalah adanya sumbangan sukarela serta hasil swadaya dan di kelola oleh LKK dan Karang Taruna, imbuhnya.(Dmt/Lsn)