Terganjal Covid, Program Smart Agro Terus Berjalan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gumas Richard F L. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Program smart agro yang dicanangkan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong dan Wakil Bupati (Wabup) Efrensia LP Umbing dalam perjalanannya terhambat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia. Pun demikian program tersebut terus berjalan.
Pernyataan itu dikemukakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gumas Richard F L dibincangi Media Dayak, Jumat (30/9).
“Dalam perjalanannya program smart agro diharapkan berjalan optimal, namun dengan pengurangan anggaran akibat pandemi Covid-19 menyebabkan program tersebut tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan, namun program ini tetap terus berjalan hingga mencapai hasil yang diharapkan,” kata Richard.
Dia mengatakan lebih lanjut, program smart agro bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah melalui optimalisasi sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, UMKM dan sektor lainnya.
Optimalisasi sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, UMKM dan sektor lainnya, kesejahteraan masyarakat di wilayah ini diharapkan dapat meningkat. Peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian dan tanggung jawab pemerintah.
“Keberhasilan program smart agro tidak terlepas dari dukungan pemerintah sebagai motivator serta masyarakat sebagai pelaku kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, UMKM dan sektor lainnya. Pemerintah dan masyarakat saling bersinergi sehingga dalam perjalanannya program smart agro bisa optimal,” papar Richard.
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Murung Raya itu menyatakan terlalu dini apabila menilai program smart agro tidak berhasil. Pemerintah terus menggenjot program smart agro agar berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Waktu pelaksanaan program smart agro masih panjang. Program ini terus berproses dan berjalan. Dengan sinergisitas dan adanya rasa optimisme, program smart agro akan berhasil dan memberi kebaikan bagi masyarakat dan daerah,” tukas Richard. (Nov/Aw)