Tegas! Bupati Jaya Sebut Gumas Putar Otak Dongkrak PAD, Pastikan PPPK Aman dari Ancaman PHK!

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta pemerintah daerah berinovasi dan memutar otak dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mencegah gelombang PHK bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mendapat respons tegas dari Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong.
Jaya menegaskan, arahan tersebut bukan hal baru. Bahkan, semangat kemandirian daerah telah lama digaungkannya dalam berbagai forum resmi maupun pertemuan dengan masyarakat. Menurut Jaya, Gumas harus berdiri di atas kekuatan sendiri dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah.
“Ya ini sejalan dengan apa yang sudah kami dorong sejak awal, terutama di periode kedua kepemimpinan kami. Kabupaten Gunung Mas harus mandiri, dengan mengelola sektor-sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, dan kehutanan,” tegas Jaya, Senin (13/4/2026) melalui aplikasi pesan.
Jaya menjelaskan, langkah konkret tengah berjalan. Salah satu fokus utamanya adalah penataan tata kelola pertambangan rakyat yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak PAD. Selain itu, sektor perkebunan, kehutanan, hingga penguatan UMKM juga menjadi pilar penting dalam strategi peningkatan pendapatan daerah.
“Semua sektor yang berpotensi kami dorong maksimal. Ini bukan hanya soal angka PAD, tapi juga tentang kemandirian fiskal daerah ke depan,” tandasnya.
Di tengah isu nasional terkait ancaman PHK PPPK, kabar dari Gumas cukup menenangkan. Jaya memastikan kondisi tenaga PPPK di Gumas saat ini masih aman dan terkendali.
“Untuk PPPK di Gunung Mas, sampai saat ini aman. Tidak ada persoalan yang signifikan,” ucapnya.
Meski demikian, Jaya akui Pemkab Gumas tetap berhati-hati. Penyesuaian kebijakan akan terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara, terutama terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD.
“Semua akan kita selaraskan. Kita duduk bersama, cari solusi bersama. Saya yakin selalu ada jalan keluar,” kata Jaya penuh optimistis.
Jaya pun memberikan pesan khusus kepada seluruh PPPK di Gumas agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh isu yang berkembang.
“Bekerjalah dengan baik, tidak perlu khawatir. Tetap semangat. Kami di pemerintah daerah akan terus mencari solusi terbaik untuk semua,” tandasnya.(Nov/Aw)