Taman Religi Jangan Dibiarkan Gelap Gulita

Waket I DPRD Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah SP

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Taman religi yang berada di samping jembatan Sei Katingan dan berdekatan pula dengan bangunan Masjid Baitul Yaqin – Kasongan selama beberapa bulan terakhir ini terlihat gelap pada malam hari, lantaran sebagian besar lampu penerangannya tidak berfungsi atau tidak bernyala. Hal ini mendapat sorotan dan pertanyaan dari sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan. 

Salah satunya dari wakil ketua I DPRD Kabupaten Katingan Nanang Suriansyah. Nanang meminta kepada Pemkab Katingan melalui Dinas Perkimtan setempat yang menangani masalah lampu penerangan di taman religi tersebut jangan dibiarkan dalam keadaan gelap gulita. Ucapannya itu diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Jum’at (31/5).

Karena, taman religi yang dibangun miliaran rupiah oleh dinas tersebut beberapa tahun yang lalu itu menurutnya merupakan salah satu tempat wisata kebanggaan masyarakat Kasongan pada khususnya dan oleh masyarakat Katingan pada umumnya. “Jadi, sangat disayangkan jika kegelapan tersebut dibiarkan begitu saja,” kata Nanang.  

Dengan tidak berfungsinya lampu-lampu taman religi tersebut menurutnya, bukan saja membuat Kasongan sebagai ibukota Kabupaten Katingan terlihat gelap gulita di malam hari, tapi juga membuat taman tersebut menjadi kelihatan angker dan mengundang peluang terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan pada malam hari. “Oleh karena itu, Dinas Perkimtan secepatnya menangani masalah penerangan di kawasan tersebut,” harapnya. 

Kalau memang ada kendala dalam penanganannya, menurutnya dinas yang bersangkutan harusnya bisa menjelaskannya tentang kendalanya. Misalnya kerusakannya bukan hanya lampunya saja yang sudah tidak bisa dipakai lagi, tapi jaringannya juga mengalami kerusakan. 

Kalau memang jaringan kabelnya yang mengalami kerusakan, dan harus menggunakan anggaran yang cukup besar, harusnya dilontarkan ke tim anggaran untuk dianggarkan. Sehingga tidak ada prasangka dari masyarakat bahwa gelapnya taman religi itu dibiarkan dalam keadaan gelap gulita sampai sekarang.

Sehubungan dengan itulah, dirinya juga berharap dengan sangat kepada Pj Bupati Katingan agar mendesak kepada Dinas Perkimtan untuk sesegera mungkin memperbaiki sejumlah lampu di kawasan taman religi tersebut. Apalagi di kawasan tersebut sering digunakan untuk berbagai kegiatan. Saat ini di kawasan tersebut akan dibangun pos pelayanan masyarakat yang terdampak banjir.  “Bahkan setiap banjir besar juga digunakan untuk pos pengungsi, pos pelayanan kesehatan gratis, dapur umum dan berbagai kegiatan lainnya,” sebut anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait