Soft Launching MPP, Jaya Harap Layanannya Cepat dan Akurat

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Wabup Efrensia L.P Umbing, Kapolres AKBP Theodorus Priyo Santosa dan Kepala DPMPTSP Harpaseno meninjau gerai yang ada di MPP usai soft launching MPP, Sabtu (25/5/2024). (Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) dilakukan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, Sabtu (25/5/2024). MPP yang di launching berada di lantai 2 bangunan pasar baru jalan Sangkurun.

“MPP yang di soft launching ini adalah tempat berbagai layanan yang diberikan kepada seluruh masyarakat Gunung Mas secara maksimal, cepat, akurat,efektif dan efisien, yang ditempatkan dalam satu kawasan atau gedung secara terpadu satu pintu,”ucap Jaya.

Ia menuturkan, terdapat 22 gerai di MPP dengan lebih dari 80 layanan yang diberikan, yang dilayani oleh kementrian/Lembaga di daerah,perangkat daerah Pemkab Gumas,badan usaha milik negara,badan usaha miliki daerah, serta swasta secara terpadu.

“Sebagai wujud pelaksanaan Perpres nomor 89 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik,maka Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menyediakan tempat layanan secara terpadu yang disebut dengan Mal Pelayanan Publik,”kata Jaya.

Menurutnya, sebelum MPP ini secara resmi nantinya akan dilakukan peresmian serempak beberapa kabupaten/kota se Indonesia di Jakarta pada bulan Juni 2024, maka dirinya melakukan soft launching sebagai tanda dimulainya pelayanan MPP yang melayani seluruh masyarakat Gumas.

“Karena MPP ini berada di lantai 2 bangunan pasar baru, masyarakat yang akan memanfaat pelayanan di gerai yang ada bisa juga sambil santai berbelanja di kios pasar di lantai 1,dengan begitu para pedagang juga mendapatkan kemaslahatan dari hadirnya MPP di gedung ini,”ujar Jaya.

Jaya berharap MPP yang ada dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan serta waktu yang terukur kepada masyarakat dan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Gumas.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harpaseno dalam laporannya memaparkan kalau MPP adalah bangunan pasar baru tepatnya di lantai 2 yang sudah ada sebelumnya,tetapi tidak terisi selama beberapa tahun terakhir sehingga pihaknya mengajukan kepada Bupati Jaya untuk memanfaatkan bangunan lantai 2 ini menjadi MPP seperti sekarang ini,namun masih berstatus pinjam pakai dengan dinas perindustrian dan perdagangan.

“MPP ini mulai ditata dan dilakukan pembenahan pada tahun 2023 melalui dana APBD perubahan sebesar Rp 1,5 miliar, dan APBD tahun 2024 sebesar Rp 1,5 miliar,”beber Seno.

Seno mengatakan, dalam MPP terdapat 10 gerai layanan instansi vertikal (kementrian/lembaga/badan),9 gerai instansi Pemkab Gumas,1 gerai BUMN dan 2 gerai BUMD, dengan lebih dari 80 jenis layanan.

Turut hadir Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, unsur forkompimda atau yang mewakili, sejumlah kepala OPD dan pejabat eselon III, Camat Kurun Iltem, sejumlah perwakilan tokoh masyarakat/agama dan tamu undangan lainnya. (Nov/Lsn)