SMPN 1 Muara Teweh Gelar Pasar Mini P5L, Tanamkan Hidup Sehat dan Jiwa Wirausaha Siswa

BERSAMA TIM PENILAI-Kepala SMP Negeri 1 Muar Teweh, Maslan S,Pd,I bersama tim penilai melakukan penilaian Pasar Mini dalam rangka P5L dengan tema olahan pangan lokal sehat tanpa 5P (pengawet, pewarna, pemanis buatan, penyedap, dan perasa buatan). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman SMP Negeri 1 Muara Teweh, Sabtu (7/2).(Media Dayak:ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

SMP Negeri 1 Muara Teweh melaksanakan kegiatan Pasar Mini dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5L) dengan tema olahan pangan lokal sehat tanpa 5P (pengawet, pewarna, pemanis buatan, penyedap, dan perasa buatan). Kegiatan tersebut digelar di halaman SMP Negeri 1 Muara Teweh, Sabtu (7/2).

Kegiatan Pasar Mini ini merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran projek yang melibatkan peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal seperti pisang, jagung, dan singkong. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya makanan sehat, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam praktik kewirausahaan sederhana.

Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Mini P5L menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang sangat bermanfaat bagi peserta didik.

“Melalui projek P5L ini, siswa tidak hanya memahami teori tentang makanan sehat, tetapi juga mempraktikkan secara langsung proses perencanaan, produksi, hingga penjualan. Hal ini sejalan dengan upaya membentuk karakter Pelajar Pancasila yang mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujar Maslan saat meninjau pelaksanaan Pasar Mini.

Ia menambahkan, penggunaan bahan pangan lokal tanpa 5P merupakan langkah edukatif untuk menanamkan kesadaran pola hidup sehat sejak dini kepada peserta didik. “Kami berharap kebiasaan memilih jajanan sehat ini dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dola Dolita, S.Pd., selaku penggagas kegiatan pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, menjelaskan bahwa Pasar Mini dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan bermakna.

“Anak-anak diajak mengenali makanan sehat, menghindari bahan tambahan pangan berbahaya, mengembangkan ide produk, menghitung harga pokok produksi (HPP), menentukan harga jual, hingga menyusun laporan sederhana. Seluruh proses ini melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kerja sama,” jelas Dola Dolita saat mendampingi Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh meninjau stand Pasar Mini siswa.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi media refleksi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti hidup sehat, tanggung jawab, gotong royong, dan kreativitas yang tampak nyata dalam aktivitas siswa.

“Anak-anak terlihat antusias dan bangga dengan produk yang mereka hasilkan. Ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis projek mampu meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri siswa,” tuturnya.

Kegiatan Pasar Mini P5L ini mendapat respons positif dari warga sekolah dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan sebagai model pembelajaran berbasis projek di SMP Negeri 1 Muara Teweh.(lna/Aw)

image_print

Pos terkait