Siswa TK dan KB IT Al Widad Ikuti Outing Class Edukasi Kebakaran di Dinas Damkar Kobar

Peserta didik TK dan KB IT Al Widad Purbasari mengikuti kegiatan outing class di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (8/4) (Media Dayak/Ist)

Pangkalan Bun, Media Dayak 
 
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima kunjungan edukatif dari peserta didik TK dan KB IT Al Widad Purbasari dalam kegiatan outing class, Rabu (8/4). 
 
Kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan profesi pemadam kebakaran sekaligus memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan dan penanggulangan kebakaran sejak usia dini.
 
Berdasarkan surat permohonan yang diterima pihak dinas, kunjungan pertama dilakukan oleh siswa TK IT Al Widad mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan jumlah peserta sebanyak 61 siswa didampingi enam guru. Selanjutnya, kunjungan kedua dilaksanakan oleh peserta didik KB IT Al Widad pada hari yang sama mulai pukul 10.00 WIB dengan jumlah 76 siswa bersama 10 guru pendamping.
 
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diajak mengenal lebih dekat tugas dan peran petugas pemadam kebakaran. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan pemadam, melihat simulasi sederhana penanganan kebakaran, serta mendapatkan penjelasan mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran yang mudah dipahami oleh anak-anak.
 
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Pemberdayaan Masyarakat/Dunia Usaha, Ika Irawati, mengatakan kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan sejak usia dini di tengah masyarakat.
 
“Edukasi seperti ini sangat efektif untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai bahaya kebakaran serta cara pencegahannya kepada anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya mengenal profesi pemadam kebakaran, tetapi juga memiliki kesadaran keselamatan sejak dini,” ujarnya.
 
Sementara itu, salah satu guru pendamping dari TK IT Al Widad menyampaikan bahwa kegiatan belajar di luar kelas tersebut memberikan pengalaman langsung yang berkesan bagi para siswa. Menurutnya, metode pembelajaran di lapangan membuat anak-anak lebih mudah memahami profesi pemadam kebakaran sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan.
 
Melalui kegiatan ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat menyambut baik kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi usia dini, mengenai pentingnya kewaspadaan serta budaya keselamatan terhadap potensi bahaya kebakaran. (MMC Kobar/Rd/Lsn/Aw)