Serap Aspirasi UPT Pembibitan Ternak dan Hortikultura, Sarana Pendukung Produksi Jadi Prioritas

RESES DI BBT PANGAN DAN HOLTIKULTURA
 
Muara Teweh, Media Dayak
 
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, melanjutkan kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) Teweh Tengah dengan mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembibitan Ternak (BBT) di Km 5 ruas jalan Muara Teweh–Puruk Cahu serta UPT BBT Pangan dan Hortikultura di Km 7, Selasa (23/6/2026).
 
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi dan melihat secara langsung kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan guna mendukung peningkatan produktivitas sektor peternakan dan pertanian di Kabupaten Barito Utara.
 
Dalam pertemuan di UPT Balai Pembibitan Ternak Km 5 yang berada di bawah Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, pengelola menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang operasional dan pengembangan pembibitan ternak.
 
Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pengadaan pakan ternak serta berbagai perlengkapan sarana dan prasarana pendukung, seperti lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), kandang baterai, tempat pakan, nipple atau alat minum ternak otomatis, instalasi air menggunakan pipa ukuran ¾ inci, box air berkapasitas 95 liter, box air 20 liter, hingga exhaust fan ukuran 12 inci.
 
Menurut pihak pengelola, pemenuhan kebutuhan tersebut akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pemeliharaan ternak sekaligus mendukung pengembangan program pembibitan yang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor peternakan.
 
Usai melakukan dialog di UPT Balai Pembibitan Ternak, H. Taufik Nugraha melanjutkan kegiatan reses ke UPT BBT Pangan dan Hortikultura di Km 7. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi dengan pengelola dan petugas lapangan terkait berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan sektor pertanian dan hortikultura.
 
Taufik Nugraha mengatakan bahwa sektor pertanian dan peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat serta ketahanan pangan daerah. Karena itu, aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran di DPRD.
 
“Melalui reses ini kami ingin mengetahui secara langsung kebutuhan di lapangan. Apa yang menjadi kendala dan kebutuhan utama akan kami catat untuk diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
 
Ia menambahkan bahwa dukungan sarana dan prasarana yang memadai sangat diperlukan agar program pembibitan ternak maupun pengembangan pangan dan hortikultura dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
 
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keterbukaan. Berbagai usulan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan daerah guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Barito Utara.(Lna/Aw)