Sempat Ribut Gegara Handphone Digadai, Ajianto Nekad Gantung Diri Dirumahnya

TKP GANTUNG DIRI – Polisi saat mendatangi TKP gantung diri aktifis LSM di RT 04 Gang Hidayah I, Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Selasa (28/06/2022). (foto : ist)

 

Bacaan Lainnya

Muara Teweh, Media Dayak

Pada Selasa (28/06/2022) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Negara Muara Teweh Banjarmansin KM 27 Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut) warga desa setempat dikejutkan dengan ditemukannya warga yang gantung diri dirumahnya di Gang Hidayah 1 Rt 04 Desa Sikui.

Kapolres Barito Utara, AKBP Gede Pasek Muliyadnyana melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satio Budiarjo, membenarkan, ada laporan warga Desa Sikui yang gantung diri atas nama Ajianto alias Iwe (41) di rumahnya di Jalan Negara Muara Teweh – Banjarmasin Km 27, Gang Hidayah 1, RT.04 Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru pada Selasa (28/6/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kronologis kejadian, kata Kasat Reskrim, pada saat saksi 1 (istri korban) sedang tidur sekitar pukul 02.00 Wib, korban pulang kerumah dan saksi 1 (istri korban) menayakan dimana handphone korban dan dijawab korban handpone digadaikan dengan temannya.

“Kemudian korban dan saksi 1 (istri korban) sempat ribut dan saksi 1 (istri korban) langsung keluar rumah jalan kaki untuk mencari handpone yang digadaikan dan duduk di muara jalan sekitar 20 menit. Saksi 1 (istri korban) pulang kerumah dan melihat korban sudah dalam keadaan tegantung dengan tali dileher di dalam kamar kemudian saksi (istri korban) berteriak meminta tolong dan pada saat itu saksi 2 keluar rumah dan mengetahui peristiwa gantung diri tersebut,” kata Kasat Reskrim AKP Wahyu.

Menurut AKP Wahyu, berdasarkan hasi olah TKP, rumah korban berada di Jalan Negara Muara Teweh – Banjarmasin KM 27 Desa Sikuy Gang Hidayah 1 RT 04 Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara.

Dari olah TKP tersebut petugas menemukan korban berada di kamar dengan tali nilon warna biru yang diikatkan di gelagar rumah ke leher korban dengan tinggi dari gelagar rumah ke lantai 210 cm dan dari gelagar ke leher korban 68 cm. Dan yang menempel di leher korban adalah simpul jalan.

“Dari hasil visum luar di Rumah Sakit tinggi korban 183 cm tidak menemukan adanya kekerasan di tubuh korban. Dan saat ini kita meminta keterangan para saksi-saksi,” kata Kasat Reskrim AKP Wahyu.

Sebelumnya, diberitakan warga Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara digegerkan dengan ditemukannya seorang aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Desa Sikui gantung diri didalam rumahnya di RT 04 Gang Hidayah, Selasa (28/06/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Aktifis LSM bernama Ajianto tersebut, ditemukan warga tersebut dan langsung melaporkan kejadian itu kepada Pj Kepala Desa Sikui Nor Miladiyah.

“Iya, sekitar pukul 03.30 WIB ada warga Sikui yang melapor kepada saya bahwa ada warga yang gantung diri di RT 04 Gang Hidayah,”kata Pj Kades Sikui Nor Miladiyah, Selasa (28/06/2022) pagi.

Setelah menerima laporan warga, kata dia, dirinya langsung membuiat laporan polisi dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Sikui bersama anggota Polisi.

Saat ini, kata dia lagi, korban akan di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh untuk dilakukan otopsi. “Masih menunggu ambulan untuk membawa korba ke RSUD Muara Teweh,”kata Mila panggilan akrab Pj Kades Sikui.

Ajianto merupakan aktifis LSM di Desa Sikui gantung diri di dalam rumahnya di RT 04 Gang Hidayah Desa Sikui, dengan menggunakan seutas tali nilon warna biru yang diikat di pada kayu penyangga atap rumah, pada Selasa (28/06/2022) sekitar pukul 03.20 WIB. Dilihat dari tubuh korban tidak ada terkihat tanda-tanda kekerasan.

Berdasarkan informasi dari beberapa warga masyarakat yang melihat langsung di lokasi korban gantung diri, terlihat janggal. Dari posisi kaki yang menyentuh lantai dengan leher menggantung dengan seutas tali nilon warga biru. Posisi korban saat ditemukan gantung diri di dalam rumah baraknya menggunakan celana pendek. (lna/rsn)

 

Tinggalkan Komentar
image_print

Pos terkait

Berita Olahraga Pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.