Selain Ortu dan Guru, Masa Depan Siswa Ditentukan Oleh Siswa Sendiri!

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.(Media Dayak/Novri J H)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, menyampaikan pesan agar seluruh pelajar di Gumas menyadari bahwa masa depan mereka bukan ditentukan hanya oleh orang tua (ortu) dan guru ataupun keadaan, melainkan oleh siswa itu seidnri melalui tekad, disiplin, dan kerja keras masing-masing. Menurut Jaya, setiap siswa memiliki tanggung jawab penuh untuk membangun masa depannya sendiri yang lebih baik.

“Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya. Masa depan ada di tangan kalian siswa itu sendiri. Karena itu, saya berharap mereka bisa manfaatkan waktu belajar sebaik mungkin, jangan pernah malas, apalagi menyerah ketika menghadapi tantangan, dan hindari pergaulam bebas yang merusak masa depan,” tegas Jaya kepada mediadaya.id, Senin (6/7/2026).

Jaya menekankan,pendidikan merupakan investasi paling berharga bagi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Gumas terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program, namun keberhasilan akhirnya tetap bergantung pada semangat dan kesungguhan para siswa dalam menuntut ilmu.

“Orang tua, guru, dan pemerintah hanya bisa membuka jalan dan memberikan fasilitas. Tetapi yang menentukan berhasil atau tidaknya adalah kemauan siswa itu sendiri untuk belajar, berjuang, dan terus mengembangkan diri,” tegasnya.

Jaya juga mengajak para pelajar di Gumas untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan tidak takut bermimpi besar. Menurutnya, Kabupaten Gumas membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas,rendah hati, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

“Jangan pernah merasa minder karena berasal dari daerah. Justru tunjukkan bahwa putra-putri Gunung Mas mampu bersaing, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ucap Jaya.

Jaya berharap para siswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak untuk mendukung proses belajar, bukan sebaliknya terjebak dalam aktivitas yang menghambat masa depan.

Ia pun mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil sejak bangku sekolah akan menjadi penentu perjalanan hidup di masa mendatang. Karena itu, kerendahan hati, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat belajar harus menjadi karakter yang terus dibangun sejak dini.

“Masa depan merea tidak ditentukan oleh orang lain. Mereka sendirilah yang menentukan akan menjadi apa di kemudian hari. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti mengejar cita-cita,” pungkas Jaya. (Nov/Aw)