Sekolah Tua Menanti Perhatian, DPRD Kalteng Harap Revitalisasi Berlanjut

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Sugiyarto. (Media Dayak/Ist)

 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
balik rencana revitalisasi hampir 100 sekolah di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 2026, masih ada banyak sekolah lain yang menanti sentuhan perbaikan. Sebagian di antaranya telah berdiri selama puluhan tahun dan terus digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar.
 
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menyambut baik program yang digagas Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 
 
Politisi Partai Gerindra Kalteng ini, menilai langkah tersebut menjadi harapan bagi sekolah-sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana dan kondisi bangunan yang menua.
 
Ia mengungkapkan masih banyak sekolah di Kalteng yang berusia 25 hingga 30 tahun. Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan tentu mengalami penurunan dan membutuhkan perbaikan agar tetap nyaman serta aman digunakan oleh siswa dan guru.
 
“Masih banyak sekolah yang perlu direvitalisasi karena usianya sudah cukup lama. Ada yang 25 tahun, bahkan 30 tahun,” katanya mengungkapkan, Kamis (4/6/2026).
 
Bagi Sugiyarto, revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki gedung. Lebih dari itu, program tersebut merupakan investasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda Kalteng.
 
Karena itu, ia berharap program revitalisasi tidak berhenti pada target hampir 100 sekolah saja. Menurutnya, perbaikan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak sekolah yang mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.
 
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
 
“Harapannya, setiap tahun jumlah sekolah yang diperbaiki terus bertambah, sehingga perlahan-lahan seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan bisa terakomodasi,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)