Sekda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal Di Puskesmas Kereng Pangi

MENINJAU – Sekda Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal kepada kelompok lanjut usia (lansia) yang digelar di Puskesmas Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Minggu (30/05/2021). (Hms Prov/Media Dayak)
Kereng Pangi, Media Dayak
Didampingi Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Dedi Prasetyo, Sekda Kalteng Fahrizal Fitri meninjau titik pelaksanaan vaksinasi massal kepada kelompok lanjut usia (lansia) yang digelar di Puskesmas Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Minggu (30/05).
Di lokasi vaksinasi tersebut, Sekda menjelaskan, kunjungan pengecekan yang dilakukan setiap Sabtu-Minggu ini dilakukan untuk mengecek seberapa jauh capaian vaksinasi yang dilaksanakan.
“Sebagaimana diketahui prioritas utama vaksinasi adalah tenaga kesehatan. Untuk tenaga kesehatan capaian kita sudah melebihi target yakni 102% lebih, yang sedang dikejar adalah pelayan publik baik itu pegawai-pegawai maupun guru-guru, dilakukan percepatan untuk vaksinasi. Nah yang masih cukup rendah yaitu pada kelompok lansia ini,”beber Sekda.
Di Kabupaten Katingan sendiri, lanjut Sekda, untuk lansia masih ada di angka 9 persen. Ini perlu kita pacu dengan membuka pelayanan vaksinasi di hari libur. Tujuannya, diharapkan ada keluarga yang bisa mengawal dan mengantarkan ke tempat vaksinasi. Pasalnya, sebut Sekda, kelompok lansia menjadi prioritas vaksinasi, karena pertimbangan bahwa lansia memiliki risiko cukup tinggi apabila tertular virus covid-19 apalagi yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).
“Berdasarkan data terakhir, kabupaten Katingan untuk kasus konfirmasi cukup rendah yakni 654 kasus positif namun dibandingkan rasio angka kematian, Katingan ini paling tinggi,”kata Sekda.
Hal ini menjadi perhatian kita semua, kata Sekda melanjutkan, dalam rangka untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara komunitas (herd) maka vaksinasi adalah salah satu caranya. Terkait banyaknya berita yang berseliweran mengatakan bahwa vaksinasi ini bisa berdampak kematian, Sekda mengatakan, kematian tersebut masih sangat cukup rendah.
Menurut Sekda, selama ini di media mengekspos satu kasus kematian dibandingkan berjuta-juta kegiatan (vaksinasi yang berhasil) padahal kematian tersebut bisa jadi karena yang bersangkutan memiliki penyakit ikutan lain.
“Yakinlah kepada pemerintah bahwa vaksinasi ini tujuannya melindungi keluarga kita semua jangan sampai apabila tertular, kekebalan tubuhnya rendah sehingga memiliki risiko kematian yang cukup tinggi,”jelas Sekda.
Pada sisi lainnya, Sekda mengucapkan terima kasih acara vaksinasi yang di gelar di Puskesmas Kereng Pangi dengan jumlah kurang lebih 290 orang telah di vaksinasi.
“Kita harapkan ini bagian untuk meningkatkan capaian target kelompok lansia melakukan vaksinasi. Kita berharap dalam waktu dekat terus mengejar sampai di angka 70 persen dan ini bagian dari mengurangi risiko apabila terkena COVID-19. Kami mengucapkan terima kasih pada unsur Forkopimda Kabupaten Katingan baik itu dari Pemkab, TNI/Polri yang turut serta dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal di Kabupaten Katingan ini,”pungkas Sekda. (Hms/YM/Rsn)