Satu Pasien Covid-19, Dinyatakannya Sembuh

Direktur RSUD Doris Sylvanus dr Yayuk Indriaty (dua dari kiri) saat gelar pers release bersama tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng di kantor Gubernur Kalteng, Rabu (1/4). (Media Dayak/Diskominfo)

Palangka Raya, Media Dayak

Satu orang pasien yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19 di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya beberapa waktu lalu, sekarang dinyatakan telah sembuh dan bisa kembali ke rumah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Doris Sylvanus dr Yayuk Indriaty saat gelar pers release live streaming facebook di media center covid-19 Kalteng di kantor Gubernur Kalteng, Rabu (1/4).

“Hari ini adalah pasien yang sembuh kedua, setelah satu orang sebelumnya yang dinyatakan sembuh tetapi meninggal karena penyakit serangan jantung, dan pasien yang sembuh hari ini kita kembalikan ke keluarganya, tetapi kita tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat (kota, red) untuk membantu yang bersangkutan, karena sekarang masih dalam masa tanggap darurat covid-19,” terang Yayuk.

Jadi, lanjut Yayuk, bukan berarti dia (yang sembuh, red) bebas tetapi, dia tetap kita minta untuk patuhi aturan dengan jaga jarak, jaga kontak, dan dia juga kita minta isolasi diri, karena bukan tidak mungkin dia juga bisa tertular lagi, dan salah satu yang harus dia dilakukan selalu menggunakan masker.

Lebih lanjut, dr Yayuk menyebut, puncak pandemi covid-19 diperkirakan terjadi pada bulan April 2020, hal tersebut dilihat dari analisa kasus pandemi virus corona di daerah ini akhir-akhir ini.

“Ini sangat dinamis sekali karena setiap hari angka bertambah angka bertambah dan kita perkirakan memang di bulan April ini adalah puncak kejadian untuk kasus virus corona di Kalteng,” terang dr Yayuk Indriaty yang juga merupakan anggota tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng.

Sementara itu, dari data rilis yang diterima hari ini (Rabu 1 April) jumlah pasien positif terpapar covid-19 bertambah 1 orang, sehingga keseluruhan dari awal pasien dinyatakan positif menjadi 10 orang, dalam perawatan 8 orang, sembuh 2 orang. Untuk Orang Dalam Pemantauan sebanyak (ODP) 608, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 34 orang.(Ytm/Lsn)