Satresnarkoba Test Urine Wartawan Gumas

Kasat Narkoba Polres Gumas, Ipda Budi Utomo,SH dan sejumlah personel Satresnarkoba bersama Wartawan PWI Gumas, usai dilakukannya test urine terhadap wartawan PWI Gumas. (Media Dayak/Novri JK H)
Kuala Kurun, Media Dayak
Sebanyak Sembilan orang Wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti test urine yang digagas Satresnarkoba Polres Gumas dan PWI Gumas. Test urine dilaksanakan di ruang Satresnarkoba Polres Gumas, Kamis (08/07).
“Kegiatan test urine terhadap rekan-rekan pewarta yang tergabung dalam PWI Gunung Mas hari ini berjalan lancar. Alhamdullilah hasilnya semuanya negatif,” kata Kasatresnarkoba Ipda Budi Utomo,SH, selepas kegiatan di ruang kerjanya.
Ipda Budi, menjelaskan, test urine terhadap pewarta PWI Gumas merupakan bentuk komitmen Satresnarkoba Polres Gumas dan PWI Gumas untuk memastikan semua wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Gumas bebas narkoba.
“Kita (Satresnarkoba dan PWI) memiliki pemahaman yang sama bahwasanya pewarta tidak hanya melaksanakan tugas jurnalistiknya dengan profesional, namun harus bisa memberikan contoh dan teladan ke masyarakat, salah satunya bebas dari narkoba,”kata Budi.
Selain bebas dari narkoba, teman-teman pewarta yang tergabung dalam PWI Gunung Mas kami harapkan bisa menyuarakan ke masyarakat Gunung Mas melalui karya jurnalistiknya tentang bahaya besar mengomsumsi narkoba, serta komitmen kuat kami (Satresnarkoba) untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kabupaten Gunung Mas,”jelas Budi.
Dia pun menegaskan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan di halaman Kejaksaan Negeri Gumas yakni barang haram shabu 184,37 gram, serta ekstasi 6 butir atau 1,29 gram, adalah hasil tangkapan Satresnarkoba Polres Gumas dari bulan Januari-Juli tahun 2021.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Forkopimda untuk perang terhadap narkoba di wilayah ini. Kami terus berikhitiar untuk membebaskan daerah ini dari peredaran narkoba. Kami mohon dukungan masyarakat Gunung Mas untuk melaporkan siapapun yang menjadi pengedar narkoba kepada kami, dan kami akan menangkapnya,” tutur Ipda Budi.
Ketua PWI Gunung Mas, Popy Oktovery menyambut baik test urine terhadap wartawan PWI Gumas. Dia mengaku test urine terhadap pewarta PWI Gumas sangat penting untuk menjamin pewarta yang tergabung dalam PWI Gumas bebas narkoba.
“Wartawan yang tergabung dalam PWI Gunung Mas harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat Gunung Mas melalui perilaku yang positif, salah satunya tidak mengomsumsi narkoba. Kegiatan hari ini sangat baik untuk membuktikan ke masyarakat bahwa wartawan yang tergabung dalam PWI Gunung Mas bebas narkoba,” jabar Popy.
Ia pun mengapresiasi kinerja Satresnarkoba Polres Gumas selama ini dalam mengamankan oknum-oknum yang menjadi budak barang haram narkoba jenis shabu. Ia berharap Satresnarkoba terus bergerak membekuk siapapun yang menjadi pengedar shabu di Kabupaten Gumas.
“Semua wartawan yang tergabung dalam PWI Gunung Mas mendukung penuh komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Forkopimda yang perang terhadap narkoba di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” tandas Popy. (Nov/Rsn)