Sarana Prasarana RS Pratama Akan Terus Ditingkatkan

Kuala Kurun, Media Dayak

     Proses penyediaan sarana dan prasarana Rumah Sakit (RS) Pratama di Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), akan terus dituntaskan dan ditingkatkan secara berkesinambungan.

Hal itu disampaikan Kadis Kesehatan Gumas,dr Maria Efianti, dalam sambutannya pada peresmian RS Pratama sekaligus pencanangan eliminasi tuberculosis (TBC) Kabupaten Gumas tahun 2025, Jumat (10/5).

“Tahun 2018 dan 2019 ini telah dilakukan beberapa kegiatan untuk melengkapi kebutuhan Rumah Sakit Pratama, dengan penganggaran yang berasal dari APBD Gunung Mas,” kata Maria.

Tahun ini, lanjut dia, telah dialokasikan anggaran yang bersumber dari APBD Gumas untuk rekruitmen tanaga PTT (Pegawai Tidak Tetap), untuk dapat mengisi kebutuhan di RS Pratama, baik tenaga kesehatan maupun non kesehatan, dan proses rekuitmen itu sudah selesai dilaksanakan.

“Dari rekruitmen yang dilaksanakan, belum sepenuhnya dapat menyediakan tenaga sesuai dengan yang dibutuhkan, karena masih belum tersedia dan kekurangan beberapa profesi, seperti dokter, dokter gigi, apoteker, radiografer dan lainnya. Upaya pemenuhan kebutuhan tenaga ini akan terus dilakukan, diantaranya melalui usulan formasi CPNS Kabupaten Gunung Mas melalui BKPPD. Bahkan jika memungkinkan akan dilakukan mutasi PNS dari beberapa fasilitas layanan kesehatan yang tenaganya telah mencukupi,” papar Maria.

Ia tambahkan, berdasarkan Permenkes nomor 24 tahun 2014, sarana dan prasarana RS Pratama di Tumbang Talaken telah disiapkan untuk dapat menyelenggarakan beberapa pelayanan, yakni pelayanan medik umum, gawat darurat, gigi dan mulut, keperawatan, laboratorium Pratama, radiologi dan farmasi.

“Anggaran pembangunan Rumah Sakit Pratama ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Penugasan Bidang Kesehatan Tahun 2017, yang didirikan di daerah yang telah memiliki RSUD namun sulit dijangkau lantaran faktor geografis,” tuturnya.

Terkait pencanangan eliminasi tuberculosis (TBC) Kabupaten Gumas tahun 2025, mantan Direktur BLUD RSUD Kurun itu jelaskan, TBC merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan kuman mycobacterium tuberculosis, menyebar melalui percikan ludah penderita.

“Tingkat kesakitan dan kematian yang disebabkan penyakit TBC menyebabkan pemberantasan penyakit ini menjadi prioritas program kesehatan,” tegasnya.

Kegiatan dihadiri Bupati Arton S Dohong, Ketua DPRD Gumer, Kapolres AKBP Yudi Yuliadin M.Si,Dandim 1016/Plk Letkol Czi Chandra Adibrata, Sekda Yansiterson, asisten dua Setda Gumas Yohanes Tuah, sejumlah pimpinan OPD dan beberapa pejabat eselon III dan IV, Ketua TP PKK Ny Apristini Arton S Dohong, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, sejumlah anggota DPRD,Camat se Gumas dan undangan lainnya.(Nov)