Saluran Air Lapangan Sepak Bola Banyak Berlubang

Lubang saluran air atau parit (drainase) di sekeliling lapangan sepak bola di lingkungan Sport Center – Kasongan tersebut sudah lama mengalami kerusakan, utamanya tutup-tutup drainase tersebut.(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak 

 
 Saluran air di sekeliling lapangan sepak bola yang ada di Sport Center – Kasongan saat ini banyak lubangnya. Lubang tersebut sebelumnya ada tutupnya. Mungkin tutupnya itulah yang rusak. Sehingga berlubang di beberapa sisi dan sudut lapangan sepak bola tersebut berlubang.

Oleh karena itu Rudi Hartono S Sos, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan meminta kepada instansi yang menangani dan mengelola lapangan sepak bola tersebut untuk memperbaiki lubang tersebut secepatnya. “Lubang-lubang saluran air tersebut sudah lama, namun belum terlihat ada rencana perbaikan,” kata legislatot Partai Golkar ini kepada sejumlah awak media, Jumat (31/3/2023) lalu.

Bacaan Lainnya

Sebab, jika tidak segera diperbaiki menurut Rudi, dikhawatirkan akan membahayakan atlet yang sedang berlatih pada khususnya dan para penonton dan pengunjung pada umumnya. “Itu sebenarnya memang sengaja dilubangi sejak dibangunnya aliran air tersebut, namun tutup lubangnya sebagian besar sudah rusak dimakan usia,” terangnya. 

Intinya, dirinya meminta kepada dinas yang bersangkutan agar turun dulu ke lapangan tersebut untuk melakukan pengecekan. Berapa banyak tutup-tutup lubang saluran air di sekeliling pembatas lapangan sepak bola yang sudah berusia hampir 10 tahun itu mengalami kerusakan. Jika sudah menemukan hasilnya, segera dibuat rencana perbaikannya dengan mateng. “Sehingga, hasilnya memuaskan,” ingat mantan pimpinan salah satu media lokal ini.

Kesimpulannya, dirinya minta secepatnya untuk dilakukan perbaikan, sebelum adanya korban berjatuhan lantaran terperosok di lubang-lubang penutup saluran air yang menganga besar tersebut. Bisa saja diprogramkan di tahun ini dan dikerjakan untuk tahun tahun 2024 yang akan datang. “Itu jika perbaikannya menelan biaya yang tinggi. Namun, kalau bisa dengan biaya pemeliharaan saja, akan lebih baik lagi,” saran anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Lsn)

 

 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait