Ruas Jalan Kasongan – Kereng Pangi Nyaris Tak Bisa Dilewati

Kondisi air banjir antara Kasongan-Kereng Pangi, Senin pagi (6/9) kemaren.

Kasongan, Media Dayak

Ruas jalan antara Kota Kasongan ke Kereng Pangi desa Hampalit menuju Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) nyaris tak bisa dilewati. Pasalnya ada beberapa titik jalan yang terdampak banjir yang kian hari semakin meningkat.

Demikian informasi yang diungkapkan Arul, salah seorang relawan yang saat ini berada di lapangan saat dikonfirmasi oleh sejumlah media, Senin pagi (6/9) tadi 

Beberapa titik banjir kiriman dari hulu Katingan yang dianggap terdalam menurutnya, di atas KM 1, KM 12 dan di KM 14. “Sedangkan kedalamannya berkisar antara 50 cm hingga 90 cm,” sebutnya.

Khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat menurut Arul tidak bisa lewat di di beberapa titik ruas jalan tersebut. “Terkecuali kendaraan roda empat yang tergolong besar, seperti truk,” sebut Arul.

Kalau tokh ingin lewat juga menurutnya, kendaraan roda dua bisa dilansir atau dibantu dengan kendaraan roda empat jenis truk atau dibantu dengan perahu (kelotok). Sementara untuk kendaraan roda empat yang kapasitasnya agak kecil kemungkinan besar tidak bisa lewat. “Bukan hanya lantaran kedalaman debit air nya saja yang menjadi penyebab, tapi arus airnya agak kencang,” terang relawan yang tergabung di organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) di Kabupaten Katingan ini. 

Selanjutnya, kendati kondisi air banjir kian meningkat, dirinya bersam relawan lainnya menurutnya tetap berada di lapangan untuk membantu mengatur kendaraan yang lalulintas di Jalan antara Kasongan- Kereng Pangi. “Tujuannya untuk memudahkan para pengendara yang hilir mudik,” jelasnya.(Kas/Aw)