RSSI Pangkalan Bun Raih Favorit Pertama Inovasi Daerah

Wakil Bupati Suyanto didampingi Sekda Kobar menyerahkan penghargaan Inovasi Daerah kepada Direktur RSSI Pangkalan Bun, Fachruddin, di Aula Marundau Bapperida Kabupaten Kobar, Kamis (2/4). (Media Dayak/Ist)
Pangkalan Bun, Media Dayak
RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun berhasil meraih Penghargaan Favorit Pertama kategori urusan pemerintahan daerah dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada kegiatan Diseminasi Inovasi Daerah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Marundau Bapperida Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (2/4).
Penghargaan langsung diserahkan oleh Wakil Bupati Kobar, Suyanto, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSSI Pangkalan Bun dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan capaian ini menjadi bukti konsistensi rumah sakit milik pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai terobosan pelayanan.
Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada kemajuan organisasi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan yang efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Direktur RSSI Pangkalan Bun, Fachruddin, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran rumah sakit yang terus mendorong lahirnya inovasi pelayanan kesehatan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan semangat berinovasi, sehingga pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Imanuddin semakin berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Diseminasi Inovasi Daerah Tahun 2026 menjadi wadah bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk menampilkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan.
Melalui kegiatan tersebut, setiap instansi didorong untuk terus berkreasi dan menghadirkan solusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, serta berorientasi pada hasil.
Dengan diraihnya penghargaan tersebut, RSSI Pangkalan Bun berharap budaya inovasi dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya dalam menciptakan pelayanan publik yang unggul dan berdampak bagi masyarakat. (MMC Kobar/Rd/Lsn/Aw)