Ribuan KTP Rusak Dan Invalid Dibakar

Wakil Bupati Seruyan, Iswanti bersama unsur FKPD saat memusnahkah ribuan keping KTP Elektronik yang rusak dan invalid.(Media Dayak/Fahrul)

Kuala Pembuang, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Seruyan  membakar 12.086 KTP elektronik dan 4.962 keping KTP non elektronik yang rusak dan invalid di halaman Kantor Disdukcapil Seruyan, Rabu (19/12).

Pemusnahan dihadiri Wakil Bupati Seruyan Hj. Iswanti, Wakil Ketua DPRD Seruyan H Norhasan, Wakapolres Seruyan Kompol Timur Santoso, Perwakilan Kejaksaan Negeri Seruyan serta instansi lainnya.

Kepala Disdukcapil Seruyan Mansyur Ibrahim dalam laporannya mengungkapkan, pemusnahan KTP-el dilakukan sesuai perintah Mendagri melalui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Sebelumnya KTP-el yang rusak dan  invalid tersebut hanya dipotong. Namun, sesuai petunjuk terbaru dari Kemendagri, KTP rusak dan invalid tersebut harus dimusnahkan dengan cara dibakar guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” sebut  Mansyur.

Ia melanjutkan, maksud dari  KTP-el yang dianggap invalid adalah KTP yang diserahkan saat pengurusan KTP baru lantaran ada perubahan status pemilik atau pindah alamat. Sedangkan KTP-el yang rusak adalah KTP yang tulisannya sudah tidak jelas lagi atau tidak terbaca.

Sementara itu Wakil Bupati Seruyan HJ Iswanti mengatakan Pemkab Seruyan mendukung sepenuhnya upaya dalam rangka memusnahkan KTP elektronik yang sudah rusak maupun invalid,hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Pemilu 2019.

“Dimusnahkannya keping KTP elektronik ini untuk mengindari penyalahgunaan dan hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Pemilu 2019 yang kita harapkan bisa berjalan dengan aman tertib dan lancar,” terang Iswanti.

Ia menambahkan, pemusnahan KTP tersebut  dianggap sangat penting karena bertujuan untuk mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Karena banyak sekali isu penyalahgunaan KTP akhir-akhir ini. Jadi untuk mencegah akibat dari isu tersebut, makanya KTP  yang rusak dan invalid ini kami musnahkan sesuai instruksi kementrian dalam negeri,” tandasnya.(Rul/aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *