Resmikan Sekolah Rakyat, Jaya Sebut Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, Ketua DPRD Gumas Binartha, unsur Forkopimda, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat. ketua TP PKK Gumas Ny. Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, dan tamu undangan lainnya bersama para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas dan Kepala Sekolah serta Guru usai peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas di Jalan Sangkurun (eks Hotel Gunung Mas), Senin (29/9/2025).(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong dengan penuh semangat meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 di Jalan Sangkurun (eks Hotel Gunung Mas), Senin (29/9/2025)

Sekolah tersebut digadang-gadang menjadi tonggak lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan setara di Kabupaten Gumas.

Dalam sambutannya, Bupati Jaya menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi paling berharga bagi sebuah bangsa dan kunci kemajuan serta kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakata Gumas.

Menurut Jaya, Hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 bukan hanya sekedar pembangunan fisik, melainkan juga sebuah komitmen nyata pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang merata bagi semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali di Kabupaten Gumas.

“Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 ini sebagai Solusi nyata, jembatan harapan bagi anak-anak kita yang ingin terus belajar dalam meraih asa dan cita,” tegas Jaya.

“Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 ini ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau. Dengan semangat ‘Cerdas Bersama, Tumbuh Setara’, kita ingin memastikan tidak ada anak-anak Gunung Mas yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikannya,” ungkap Jaya.

Jaya menyebutkan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas dapat berdiri karena adanya kolaborasi dan pembangunan Sekolah Rakyat ini juga sejalan dengan visi misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng maupun Pemkab Gumas  melalui Program Tambun Bungai.

“Saya minta Kepala Sekolah dan guru-guru di Sekolah Rakyat ini untuk betul-betul melayani dengan hati untuk hasil yang terbaik. Didiklah mereka seperti mendidik anak sendiri,” pinta Jaya.

Jaya juga mengingatkan pengawasan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas wajib dilakukan secara maksimal guna mencegah terjadinya hal-hal negatif yang dapat merugikan perkembangan fisik, mental, maupun moral peserta didik.

“Pengawasan harus ketat. Saya tidak mau ada anak-anak didik di Sekolah Rakyat ini yang mengalami hal-hal negatif,” seru Jaya.

Peresmian diwarnai dengan penampilan dari para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas bersama Kepala Sekolah dan Guru yang menyanyikan lagu Laskar Pelangi.

Melihat semangat anak-anak itu, Bupati Jaya mengaku dirinya jadi teringat saat-saat bersekolah di Sekolah Dasar di Desa Tumbang Manyoi yang sekarang masuk Kecamatan Miri Manasa.Menurut Jaya, waktu itu fasilitas sederhana, tapi semangat belajarnya begitu besar.

“Sama seperti anak-anak kita di sini, penuh harapan dan cita-cita,” ucap Bupati Jaya dengan mata tampak berbinar

Dengan diresmikannya Sekolah Rakyat ini, Pemkab Gumas meneguhkan diri sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur,ttapi juga serius menata pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Perlu diketahui, Lagu “Laskar Pelangi” yang dinyanyikan para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gumas bersama Kepala Sekolah dan Guru merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik Nidji. Lagu Laskar Pelangi merupakan soundtrack untuk film berjudul sama yang rilis pada tahun 2008, dan berhasil mendapatkan penghargaan AMI Award sebagai Karya Produksi Terbaik.

Dinamakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 54, karena urutan ke 54 dari Sekolah Rakyat 1C sebagaimana urutan dalam SK Kemensos RI.

Turut hadir Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, Ketua DPRD Gumas Binartha, unsur Forkopimda, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat. ketua TP PKK Gumas Ny. Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, dan tamu undangan lainnya. (Nov/Aw)