Rencana Pemberian Bantuan Dana Perkuliahan Harus Selektif

Rudi Hartono Anggota DPRD Kab Katingan

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Rencana pemberian bantuan dana untuk melanjutkan perkuliahan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan kepada 200 masyarakat Katingan (siswa) yang lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun ajaran 2023/2024 ini diharapkan harus melalui seleksi yang benar-benar selektif. Demikian tegas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan Rudi Hartono, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin pagi (13/5), di ruang loby DPRD setempat.

Maksudnya, siswa yang diberikan bantuan tersebut menurut Rudi, disamping orangtuanya tidak mampu dari sisi financial untuk melanjutkan anaknya kuliah di perguruan tinggi, namun siswa yang bersangkutan diharapkan juga mempunyai niat besar dan bersungguh-sungguh untuk melanjutkan pendidikannya hingga mencapai sarjana Starta (S1) sesuai fakultas dan bidang yang diminatinya. “Sehingga, ketika mengenyam pendidikannya nanti, mereka bisa menyelesaikan sesuai waktunya,” kata Rudi. 

Karena bantuan dana kuliah untuk masyarakat ini menurutnya, meskipun sudah ada kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD setempat, namun sudah ada pula kesepakatan, bahwa yang berhak menerimanya adalah masyarakat yang lulus SMA tahun ajaran 2023/2024 yang sudah melengkapi beberapa persyaratan. 

Yang tidak kalah pentingnya juga, menurut legislator Partai Golkar ini, pihak Pemkab dalam membagi dana bantuan perkuliahan tersebut harus secara adil. Misalnya, di Kabupaten Katingan memilik 161 Desa dan Kelurahan, dan dana yang dianggarkan sekitar Rp 3 miliar untuk 200 orang, maka, dari 200 orang yang berhak menerima bantuan tersebut orangnya pun harus dicari di 161 Desa dan Kelurahan. “Artinya, masing-masing Desa dan Kelurahan untuk tahun 2024 ini yang mendapatkan bantuan dana tersebut berkisar 1 hingga 2 orang saja perdesa/Kelurahan,” terangnya. 

Selanjutnya untuk tahun berikutnya, dirinya berharap agar anggarannya ditambah lagi. Jangan hanya Rp 3 miliar saja. Karena’ masih banyak masyarakat kita di masing-masing Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Katingan ini yang benar-benar ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, namun terkendala ekonomi. “Paling tidak kita bisa membantu masyarakat yang ingin kuliah pada tahun berikutnya untuk 3 hingga 5 orang di masing-masing Desa dan Kelurahan,” ujar alumni mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UMP) kampus II Kasongan ini. 

Sehingga, lanjutnya, masyarakat Katingan yang lulus sarjana Starta (S1) dengan hasil yang baik kian tahun semakin bertambah. “Dengan harapan mereka bisa melibatkan diri untuk membangun daerah Kabupaten Katingan bersama Pemkab setempat dalam berbagai sektor,” harap anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait