Realisasi PAD Triwulan IV Rp 64,3 M Dari Target Rp 59,6 M

Rapat laporan realisasi PAD Gumas triwulan IV di ruang rapat kantor Bupati Gumas dipimpin Asisten III Setda Gumas Agung.(Foto/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) triwulan IV hingga tanggal 16 Desember 2019 sebesar Rp 64,316,452,022,00 atau 107,82 persen dari target setelah perubahan sebesar Rp 59,650,939,007.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Gumas Hansli Gonak menyampaikan hal itu pada rapat laporan realisasi PAD Gumas triwulan IV di ruang rapat kantor Bupati Gumas jalan Pengeran Diponegoro nomor 2 Kuala Kurun, Rabu (18/12).
Hansli membeberkan realisasi PAD masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah), yakni Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah terealisasi 35,574,407,956,00 dari target Rp 24,290,000,000. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah terealisasi Rp 13,522,934,275,00 dari target Rp 18,184,045,847.
Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, target Rp 31,000,000, terealisasi Rp 31,000,000. Dinas Pekerjaan Umum terealisasi Rp 964,628,925,00 dari target Rp 830,000,000. Dinas Perhubungan target Rp 195,000,000, terealisasi Rp 184,790,000.
“Dinas Perindustrian dan Perdagangan, target Rp 2,121,278,160, terealisasi Rp 1.395,867,000. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian terealisasi Rp 153,946,800,dari target Rp 128,000,000. Dinas Perikanan target Rp 55,000,000, terealisasi Rp 53,495,000. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, target Rp 49,000,000, terealisasi Rp 41,340,000,” jelas Hansli.
Selanjutnya, kata mantan camat Kurun itu, Dinas Kesehatan, dari target Rp 4,068,040,000, terealisasi Rp 3,193,449,531. RSUD Kuala Kurun terealisasi Rp 8,987,922,035, dari target Rp 9,500,000,000. Dinas Kehutanan dan Pertanahan terealisasi Rp 38,120,000, dari target Rp 40,000,000.
“Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja,Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, target Rp 14,850,000, terealisasi Rp 17,559,000. Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga terealisasi Rp 149,991,500,dari target Rp 134,725,000. Sekretariat DPRD terealisasi Rp 7,000,000, dari target Rp 10,000,000,” ujar Hansli.
Asisten Administrasi Umum Setda Gumas Agung yang memimpin rapat mengatakan masih ada waktu untuk OPD yang realisasi PAD nya belum sesuai target untuk terus bekerja menarik PAD hingga dapat terealisasi sesuai target bahkan bisa melampauai target.
“PAD sangat penting bagi pembangunan daerah ini menuju peningkatan kemajuan, namun kedepan penetapan target PAD untuk OPD jangan asal-asalan,harus di koordinasikan dengan baik,dengan melihat peluang yang ada bagi pemasukan PAD,” tegas mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Gumas yang fasih berbahasa Inggris tersebut.
Hadir sejumlah pimpinan OPD, sejumlah camat, beberapa pejabat eselon III dan IV dan undangan lainnya.(Nov)