Rayaniatie: Ayo Tinggalkan Budaya Petik

Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta meninggalkan budaya petik dan beralih ke budaya tanam.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Gumas Rayanitie Djangkan menyoroti masih maraknya budaya petik di masyarakat Gumas.

“Apa sih budaya petik itu. Budaya petik dicirikan masyarakat yang berharap sepenuhnya akan kebutuhan sayuran,buah-buahan, perikanan dan peternakan dari luar Gunung Mas,”kata Raya, Kamis (13/6).

“Kita harapkan terjadinya transformasi menuju budaya tanam mengingat wilayah kita ini potensi lahan dan sumber daya alamnya menjanjikan, tinggal bagaimana dikelola dengan maksimal,”ujarnya.

Menyoal budaya tanam, legislator dapil I itu menyatakan budaya tanam merupakan perilaku masyarakat yang memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran, buah-buahan, perikanan dan peternakan.

“Budaya tanam itu kita harapkan mengakar di masyarakat Gunung Mas. Lahan dan pekarangan rumah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk ditanami sayuran,buah-buahan,peternakan dan perikanan,” kata Raya.

Dengan menghidupkan budaya tanam di masyarakat, politisi PAN itu hakulyakin ketergantungan akan sayuran, buah-buahan, perikanan dan peternakan dari luar Gumas bisa dikurangi.

“Harus ada kemauan yang kuat untuk membumikan budaya tanam di masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan sayuran, buah-buahan, perikanan dan peternakan. Tidak kalah pentingnya untuk menambah pendapatan masyarakat demi peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Diakuinya, pihaknya [DPRD Gumas] terus mendorong perangkat daerah agar melalui program yang dimiliki untuk mendukung masyarakat dalam penguatan budaya tanam. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait