Ratusan Warga Pulpis Antusias Hadiri Kampanye Dialogis Agustiar-Edy

Kampanye Dialogis Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 03 Agustiar Sabran-Edy Pratowo (Agustiar-Edy) di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Handep Hapakat Kabupaten Pulang Pisau, Jum’at (25/10/2024) siang.(Media Dayak/Ist)

Pulang Pisau, Media Dayak
 
Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 03 Agustiar Sabran-Edy Pratowo (Agustiar-Edy) menggelar Kampanye Dialogis di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Handep Hapakat Kabupaten Pulang Pisau, Jum’at (25/10/2024) siang.
 
Kedatangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang didukung oleh 5 partai koalisi yang tergabung dalam koalisi Huma Betang yakni, Partai Gerindra, PAN, PKS, PSI dan PKN itu disambut hangat oleh ratusan warga masyarakat pulang pisau, yang terdiri dari pendukung maupun relawan paslon Agustiar-Edy.
 
Dalam orasinya, paslon ini menyampaikan sehubungan dengan visi dan misinya sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2024-2029 kepada seluruh masyarakat yang hadir pada kesempatan itu.
 
Kepada awak media, Calon Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo yang sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalteng periode 2019-2024 menyampaikan, bahwa dirinya bersama Calon Gubernur Agustiar Sabran siap memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah, salah satunya di bidang pembangunan infrastruktur.
 
“Pertama-tama yang akan kami lakukan adalah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor. Terutama ada 3 sektor yang memiliki potensi besar, diantaranya sektor pertambangan, perkebunan dan perhutanan,” kata Edy saat diwawancarai awak media usai kegiatan.
 
Lebih lanjut Edy mengatakan, jika berbagai sektor tersebut dapat digarap dengan baik, dengan melakukan optimalisasi, intensifikasi dalam pendapatan asli daerah  dari berbagai sektor itu akan memungkinkan untuk menghasilkan APBD senilai 15 hingga 17 triliun rupiah.
 
“Yang pertama, dengan anggaran yang besar itu, maka yang harus kita selesaikan adalah penyelesaian infrastruktur. Memang secara volume, 82 persen jalan di wilayah Kalteng itu sudah teraspal, namun karena sering dilewati kendaraan angkutan berat menjadikan jalan-jalan tersebut mengalami kerusakan.
 
Yang kedua, kata Edy masalah pembangunan ini harus diselesaikan dan dibenahi, termasuk di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan hal ini sudah dikordinasikan.
 
“Makanya, mestinya tugas masa jabatan Sugianto Sabran dan Edy Pratowo ini kan sampai 2026. Namun karena hanya sampai di 2024, maka perubahan-perubahan lanjutan terkait dengan infrastruktur itu akan kita selesaikan,” terangnya.
 
Selanjutnya, sehubungan dengan bidang pendidikan, Edy menyebutkan bahwa sekarang tidak hanya SD, SMP dan SMA saja, namun program Sugianto Sabran sekarang sudah ada 10.000 calon mahasiswa yang masuk ke perguruan tinggi gratis di 32 perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Tengah.
 
“Kemudian beasiswa Rp7.500.000 dan sekarang sudah pada tahap kedua pembayaran untuk program 20.000. Selanjutnya bantuan untuk petani melalui kartu tani. Saat ini sudah 40 ribu yang sudah di launching dari 92 ribu kartu tani serta 20 ribu untuk kartu nelayan dari 50 nelayan yang ada di wilayah kita Kalimantan Tengah.
 
Selain itu, Edy juga menyebutkan terkait dengan program guru, ada bantuan yang dinamakan dengan bantuan peningkatan mutu guru melalui kgiatan bimtek dan ini sudah dianggarkan.
 
“Ke depan ini akan terus kita perbaiki dalam hal penghasilan guru-guru. Kita juga ada memberikan kepada 1.208 guru Paud yang sudah di review oleh Kemendagri yang nantinya akan mendapatkan bantuan Rp1 juta perbulan. Kemudian juga ada insentif untuk guru ngaji dan sekolah minggu,” pungkasnya.(Alp)