Ratusan Petani di Perigi Butuh Pupuk dan Bubit Padi

Puluhan petani di desa Perigi Kecamatan Mendawai, saat mengusulkan penambahan kuota pupuk bersubsidi, bantuan bibit padi dan obat-obatan pembasmi hama kepada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Katingan, melalui Aldy anggosta DPRD Kabupaten Katingan saat pertemuan reses, Jumat (2/10) yang lalu, di aula desa Perigi kecamatan Mendawai.
Kasongan, Media Dayak
Ratusan petani di desa Perigi kecamatan Mendawai butuh pupuk bersubsidi dan bibit padi serta obat-obatan pembasmi hama. Demikian yang diungkapkan Aldy, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media, Selasa pagi (6/10).
Khusus untuk pupuk bersubsidi di desa Perigi ini setiap tahunnya tak mencukupi, jika bertahan dengan kuota yang ada saat ini. Pasalnya lahan pertanian di desa tersebut bertambah. “Penambahan tersebut lantaran beberapa tahun yang lalu di desa tersebut ada bantuan percetakan sawah dari pemerintah,” ujar Aldy.
Dengan bertambahnya lahan pertanian tersebut, secara otomatis pula kuota (jatah) pupuk bersubsidi untuk desa Perigi harusnya ditambah juga. “Karena, jika bertahan seperti di tahun-tahun yang lalu, jelas saja kurang,” aku legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Terkait dengan kurangnya pupuk bersubsidi di desa tersebut menurutnya, saat dirinya melakukan kunjungan ke desa tersebut, dalam rangka reses. Dan, permintaan pupuk bersubsidi tersebut, benar-benar murni aspirasi (permintaan) ratusan petani di desa tersebut.
Dengan difungsikannya lahan percetakan sawah di desa tersebut, menurutnya, yang bertambah bukan saja pupuk bersubsidi, tapi akan bertambah pula kebutuhan bibit padi serta obat-obatan pembasmi hama. “Jika tidak dibarengi dengan bibit dan obat-obatan pembasmi hama, dikhawatirkan penghasilan petani di desa tersebut tidak seimbang dengan modal (cost) yang dikeluarkan,” ujar anggota dewan asal dapil Katingan II yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Kuala, Mendawai, Kamipang dan Tasik Payawan ini.
Selanjutnya, dia juga menambahkan tentang permintaan yang dusampaikan oleh para nelayan di desa Perigi. Mereka meminta bantuan alat penangkap ikan dan bantuan modal untuk menambah (mengembangkan) isikan keramba yang dibudidayakannya saat ini. “Permintaan mereka kepada Pemkab Katingan, disampaikannya kepada aaya, dan saya akan sampaikan dibdalam rapat paripurna nanti,” janji anggota dewan dua priode ini. (Kas/Aw)