Rapid Test Massal, Kadinkes Gumas: Yang Reaktif Sedikit

Kadinkes Gumas; dr Maria Efianti. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Guna mencegah bahkan memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sejak 2 hingga 23 November 2020 melaksanakan rapid test massal.

“Rapid test massal kita (Dinkes) jadwalkan di  26  instansi. Kita sudah melaksanakan di 19 instansi. Hasilnya, ada yang reaktif dan non reaktif. Mereka yang reaktif, segera dilakukan swab. Jumlah yang reaktif lebih sedikit dari yang non reaktif,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gumas, dr Maria Efianti, Jumat (13/11) pagi.

Maria mengatakan rapid test sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi bidang kesehatan, yang dalam kasus ini (Covid-19) melaksanakan tracing, testing, dan treatment. Rapid test massal bagian dari testing, dengan jenis testing; rapid test dan swab.

” Rapid test itu menggunakan alat catridge untuk melihat adanya antibodi yang ada dalam tubuh ketika ada infeksi virus. Rapid test dijalankan dengan mengambil sampel darah dari  jari.  Kalau swab, pemeriksaannya dilakukan pada nasofaring atau orofarings, dengan mengusap rongga nasofarings atau orofarings dengan menggunakan alat khusus,” terang Maria.

Hasil test swab positif, penanganan lebih lanjut segera dilakukan, sesuai prosedur penanganan pasien positif Covid-19.

Maria berharap tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Gumas. Dia mengimbau ASN, PTT, karyawan swasta dan semua elemet masyarakat Gumas untuk patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kenakan masker kala beraktifitas di luar rumah, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak, tidak berkerumun, tidak berjabat tangan saat bersalaman, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dan menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan,” pintanya. (Nov/Aw)