Rakor TEPRA 2025, Pemprov Kalteng Tekankan Akselerasi Realisasi APBD dan APBN

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng sekaligus membuka kegiatan, Rabu (3/12).(Media Dayak/MMKalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi menggelar Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) per 31 Oktober 2025, sekaligus Rapat Koordinasi Capaian Pembangunan Fisik APBD Semester II serta Pengendalian APBN. 
 
Forum ini melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan kementerian/lembaga/balai se-Kalteng, dan dilaksanakan di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (03/12).
 
Rakor dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng Sunarti, yang hadir mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Dalam sambutannya yang dibacakan Sunarti, Gubernur menegaskan bahwa Pemprov bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo berkomitmen mempercepat pembangunan yang merata dan berkeadilan, termasuk memastikan pelayanan publik menjangkau wilayah pedalaman.
 
Gubernur menyampaikan bahwa arah pembangunan Kalteng berpijak pada upaya meningkatkan harkat dan martabat masyarakat, terutama masyarakat Dayak. Semangat mangatang utus menjadi landasan untuk mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat, sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.
 
“Untuk mendukung visi-misi kami serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan anggaran yang cepat, tepat, dan akurat menjadi kunci. Rakor ini penting untuk mengevaluasi progres realisasi anggaran hingga Oktober 2025,” tegasnya.
 
Sunarti menambahkan bahwa Rakor TEPRA bukan ruang untuk mencari kesalahan, namun forum strategis untuk memperbaiki kinerja, mempercepat penyerapan, dan memastikan anggaran memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
 
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah provinsi turut memberikan apresiasi kepada perangkat daerah dengan serapan anggaran terbaik, yaitu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perhubungan, dan Biro Perekonomian. Sementara itu, tiga pemerintah daerah dengan capaian serapan tertinggi ialah Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, dan Kabupaten Gunung Mas.
 
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Akhmad Husain menyampaikan bahwa rakor ini bertujuan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap realisasi fisik dan keuangan, mempercepat penyerapan anggaran, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai target. Target realisasi ditetapkan 20% pada Triwulan I, 50% pada Triwulan II, 85% pada Triwulan III, dan 100% pada Triwulan IV.
 
Ia memaparkan bahwa realisasi anggaran Pemprov Kalteng per 31 Oktober 2025 mencapai 61,28% dari pagu perubahan Rp 8,95 triliun, masih berada pada deviasi minus 28,72% dari target 90%, dengan capaian fisik 67,64%. Sementara pada pemerintah kabupaten/kota, rata-rata realisasi keuangan sebesar 57,04% dari pagu Rp 26,2 triliun, dengan realisasi fisik mencapai 62,24%.
 
Dari sisi pendapatan, Pemprov Kalteng mencatat realisasi 75,43% dari target Rp 7,9 triliun. Adapun pendapatan kabupaten/kota se-Kalteng telah mencapai 78,38% dari target Rp 23,76 triliun.
 
Rakor turut menghadirkan narasumber Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalteng Herry Hernawan, yang memaparkan perkembangan fiskal dan strategi penguatan pengelolaan anggaran daerah.(MMC/YM/AW)
image_print

Pos terkait