Raih Juara Ketiga, Atlet Indonesia Ayu Tria Akui Bangga

Ketua Organizing Committee Agustiar Sabran foto bersama pemenang UCI MTB Eliminator World Cup 2022 seri ke-8 kelas women elite, Minggu (28/8/2022)(Media Dayak/Yanting)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Event Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Gunung atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 baru saja selesai. Indonesia harus berbangga, pasalnya salah satu atlet balap sepeda gunung berhasil menaiki podium juara.
 
Ajang balap sepeda dunia yang di ikuti sebanyak 52 top rider tersebut berhasil mengantarkan atlet sepeda wanita Indonesia Ayu Tria Andriana meraih juara tiga di kategori Elite Women.
 
Gadis asal Banyuwangi Jawa Timur ini, yang mengaku baru pertama kali mengakui baru pertama mengikuti balap sepeda tingkat Internasional 
 
Ayu Tria berhasil naik podium bersama Atlet Sepeda top dunia Marion Fromberger dari Jerman, yang berada di podium pertama dan Atlet Sepeda Thailand Warinthom Phetpraphan di podium kedua. 
 
“Alhamdulillah, ini event UCI MTB yang pertama saya, dan saya bersyukur bisa menyumbangkan mendali untuk Indonesia, satu kebanggaan tersendiri menurut saya,” ucap Ayu Tria usai menerima mendali di podium, Minggu (28/8/2022)
 
Atlet nasional 22 tahun asal Banyuwangi Jawa Timur ini, sangat bersyukur dan sangat berbangga meski baru pertama kali baru pertama mengikuti balap sepeda tingkat Internasional namun ada di posisi ketiga.
 
Ayu mengatakan kedepan dirinya akan berlatih lebih keras lagi, mengingat pada laga tersebut Ayu mampu bersaing ketat dengan dua pemenang lainnya.
 
“Untuk kendalanya selama bertanding saya masih meraba-raba karena saya baru pertama kali mengikuti event ini,” sebutnya.
 
Diketahui Ayu sendirian merupakan atlet sepeda pada nomor downhill, sehingga ia tidak merasakan adanya kesulitan selama berada di track.
 
Sementara itu, Pelatih Timnas Sepeda MTB Indonesia Kusmawati Yazid menyampaikan bahwa para atletnya belum pernah ada yang mengikuti event berkelas dunia seperti UCI MTB Eliminator World Cup.
 
“Untuk kedepannya kami akan melaksanakan camp latihan atau training center, karena untuk mempersiapkan perlombaan ini saja kami menghabiskan waktu satu minggu untuk penyesuaian formasi dan track,” sebut Kusmawati didampingi pelatih lainnya.
 
Ia menyebut raihan yang berhasil diraih atlet Indonesia pada ajang UCI MTB Eliminator World Cup 2022 tentu sangat membanggakan, mengingat waktu persiapan yang cukup singkat.
 
Pada sisi lain pihaknya mengharapkan agar pemerintah dapat lebih memperhatikan atlet yang berjuang baik dikancah nasional maupun internasional. 
 
“Tentunya dukungan pemerintah daerah dan pusat sangat diperlukan terutama ICF sendiri sebagai organisasi balap sepeda Indonesia,” tutupnya.(Ytm/Lsn)
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait