PWI Kalteng Siap Gelar UKW dan OKK di Muara Teweh, Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Ketua PWI Barito Utara H Deni Hariadi

MUARA TEWEH, MEDIA DAYAK

Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) siap menggelar kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kamis (2/4).
 
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong wartawan agar memiliki standar kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional. UKW merupakan uji standar untuk mengukur kemampuan wartawan yang dilaksanakan oleh lembaga yang diakui Dewan Pers, sedangkan OKK menjadi tahapan awal penting bagi wartawan yang ingin bergabung dalam organisasi PWI.
 
OKK sendiri memberikan pembekalan dasar terkait dunia kewartawanan, kode etik jurnalistik, serta pemahaman terhadap aturan organisasi PWI. Kegiatan ini umumnya menjadi syarat awal sebelum seseorang resmi menjadi anggota PWI.
 
Ketua PWI Barito Utara, H Deni Hariadi, menyambut baik rencana pelaksanaan UKW dan OKK tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalitas wartawan di daerah.
 
“Pelaksanaan UKW dan OKK ini merupakan momentum penting bagi wartawan di Barito Utara untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman terhadap profesi jurnalistik. Dengan adanya sertifikasi UKW, diharapkan wartawan semakin profesional dan mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujar H Deni Hariadi.
 
Ia juga menambahkan bahwa untuk menjadi anggota PWI, seorang wartawan wajib mengikuti dan lulus OKK serta memiliki atau sedang dalam proses mengikuti UKW minimal tingkat muda.
 
“Selain itu, wartawan juga harus bekerja di media yang jelas, terverifikasi atau berbadan hukum, serta memenuhi administrasi keanggotaan. Ini penting untuk menjaga marwah dan kredibilitas organisasi PWI,” tambahnya.
 
Melalui kegiatan ini, PWI Kalteng diharapkan mampu mencetak wartawan yang kompeten, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi di daerah. (Lna/Aw)