Pustu di Wilayah Dadahup Perlu Perhatian Pemerintah

Foto : Andayani

Palangka Raya, Media Dayak

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng)meminta kepada pihak Pemerintah, untuk membenahi sejumlah fasilitas maupun sarana – prasarana kesehatan khususnya yang berada diwilayah pelosok. Pasalnya, saat ini masih banyak fasilitas kesehatan yang belum memadai.

Menurut anggota DPRD Kalteng Andayani, pihaknya kerap menerima sejumlah aspirasi dari konstituennya, dimana usukan tersebut mencakup diberbagai sektor penting bagi masyarakat di daerah pelosok, salah satunya yaitu peningkatan fasilitas kesehatan.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah, dimana saat ini usulan yang perlu mendapat perhatian seperti di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, mengingat perlu adanya perbaikan dan pembenahan Puskesmas Pembantu(Pustu)pada Desa Manuntung.

“Konstituen di Manuntung menyampaikan sarana prasarana (sarpras) pustunya tidak pernah diperhatikan. Banyak kerusakan dibeberapa bagian bangunannya,” Ucap Andayani, saat dibincangi mediadayak.co.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Jumat (13/3)

wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dan Kapuas ini juga menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu dijadikan atensi oleh Pemerintah terkait kondisi Pustu diwilayah Dadahup. Diantaranya yaitu kebocoran atap bahkan berlubang, sehingga membuat kondisi pustu cukup memprihatinkan. Bahkan petugas yang menjaganya juga sudah tidak ada, berakibat tidak terurusnya fasilitas kesehatan tersebut. Maka untuk itu diharapkan agar pemkab maupun pemprov, dapat menganggarkan perbaikan bangunan pustu tersebut ditahun mendatang.

Selain itu mereka juga berharap adanya penambahan satu unit mobil ambulance, sebagai sarana penting dalam menindaklanjuti persoalan kesehatan bersifat darurat. “Ada juga usulan dari Kecamatan Kapuas Murung menyangkut minim dan kurangnya alat kesehatan serta obat di faskes mereka,” ujar anggota Komisi III DPRD Kalteng, yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), meliputi Pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan ini.

Selain itu, sambungnya, kekurangan tenaga medis, juga masih jadi persoalan yang kerap jadi usulan. Ada harapan agar ditambahnya sejumlah petugas seperti tenaga medis, dokter umum, dokter gigi hingga dokter bidang gizi.

Bahkan masyarakat juga mengajukan permohonan pengadaan alat transportasi kendaraan air, berupa kelotok. Tujuannya dalam upaya kelancaran bidang kesehatan, khususnya transportasi air ketika terjadi kondisi darurat. Beralih ke Desa Bina Jaya, ada harapan terkait permasalahan infrastruktur jalan, khususnya akses utama masyarakat.

“Mereka bermohon adanya jalan penghubung dari Desa Bina Jaya ke desa lain, serta perlunya jembatan penyeberangan sungai, sebagai penunjang akses masyarakat ke wilayah lainnya,”Pungkasnya.(Nvd)