Pustu di Desa Manuntung Perlu Perhatian Pemerintah

Andayani

Palangka Raya, Media Dayak

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng)meminta kepada pihak Pemerintah untuk memberikan perhatian kepada sejumlah desa yang berada diwilayah pelosok, khususnya dibidang kesehatan.

Menurut anggota DPRD Kalteng Andayani, lpada saat dirinya melaksanakan reses kedalam daerah dirinya melihat langsung bagaimana minimnya fasilitas-fasilitas kesehatan bagi masyarakat, terutama pada saat berkunjung ke Desa Manuntung Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, dimana Puskesmas Pembantu(Pustu)setempat sangat memerlukan perbaikan dan pembenahan.

“pada saat berkunjung ke Desa Manuntung, Konstituen disana menyampaikan sarana prasarana (sarpras) pustunya, tidak pernah diperhatikan. Banyak kerusakan dibeberapa bagian bangunannya,” Ucap Andayani, saat dikonfirmasi mediadayak.co.id, melalui pesan whatapp, Jumat (20/3).

wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Pulang Pisau ini juga menjelaskan, sejumlah sapras kesehatan yang perlu menjadi atensi Pemerintah diwilayah Desa Manuntuny, diantaranya yaitu kondisi atap bocor bahkan berlubang, sehingga membuat kondisi pustu cukup memprihatinkan.

Bahkan petugas yang menjaganya juga sudah tidak ada, berakibat tidak terurusnya fasilitas kesehatan tersebut. Maka untuk itu diharapkan agar pemkab maupun pemprov, dapat menganggarkan perbaikan bangunan pustu tersebut ditahun mendatang.

Selain itu mereka juga berharap adanya penambahan satu unit mobil ambulance, sebagai sarana penting dalam menindaklanjuti persoalan kesehatan bersifat darurat.

“Ada juga usulan dari Kecamatan Kapuas Murung menyangkut minim dan kurangnya alat kesehatan serta obat di faskes mereka,” Ujanya.

Sementara itu terkait kekurangan tenaga medis, juga masih jadi persoalan yang kerap jadi usulan. Ada harapan agar ditambahnya sejumlah petugas seperti tenaga medis, dokter umum, dokter gigi hingga dokter bidang gizi.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat(Kesra)meliputi pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan ini juga menyampaikan, selain permohonan adanya perhatian untuk bidang kesehatan, masyarakat juga mengajukan permohonan alat transportasi kendaraan air, berupa kelotok yang tujuannya dalam upaya kelancaran bidang kesehatan, khususnya transportasi air ketika terjadi kondisi darurat. Beralih ke Desa Bina Jaya, ada harapan terkait permasalahan infrastruktur jalan, khususnya akses utama masyarakat.

“Mereka bermohon adanya jalan penghubung dari Desa Bina Jaya ke desa lain, serta perlunya jembatan penyeberangan sungai, sebagai penunjang akses masyarakat ke wilayah lainnya,” Pungkasnya.(Nvd)